Lika-Liku Pertahankan Seni Dan Sejarah Vespa VBB 65
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
03
Sep
2017

Lika-Liku Pertahankan Seni Dan Sejarah Vespa VBB 65

  6566   0
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965
Vespa VBB 1965

TANGERANG, ME. Bagi Adi Purnama, pembesut Vespa VBB lansiran 1965 ini, Vespa merupakan sejarah dan seni bagi pecinta skuter asal Italia ini. Makanya lika -liku untuk mempertahankannya, enggak bisa dibayar dengan apapun bradsis.

“Seninya punya Vespa, selain beda dari tunggangan lain adalah karena beli baru belum tentu ada, baik unit maupun onderdilnya. Sejarahnya adalah paling sulit ketika mempertahankan identitasnya sendiri secara utuh, karena sejarah Vespa itu mahal harganya," ujar warga Cikupa, Tangerang.

Lantaran Adi sudah terlanjur cinta dengan Vespa VBB ini, hunting onderdil di manapun, dijabanin bradsis. “Seni lainnya adalah, onderdil original Vespa yang udah langka dan sulit ditemuin. Ini yang bikin saya makin sayang sama skuter ini,” tutur pria akrab disapa Jawa.

Berburu onderdil Vespa memang menjadi tantangan tersendiri karena enggak setiap bengkel maupun toko khsus Vespa, punya peranti yang dimaksud. “Uniknya, ketika tanya sesama pengguna Vespa, kadang malah ada, bradsis. Di situ seni dan sejarah Vespa, bikin kita makin dekat dengan saudara lain, di luar keluarga," kekeh Jawa.

Jadi, apa aja istimewa dari Vespa VBB 65 milik Adi ini? Kedua roda terlihat matching dengan aplikasi ban keluaran Unilli, plus pelek dikelir merah. Braket depan dipilih kepunyaan Vespa PTS demi tampilan proposional. Boardes juga dipilih warna merah agar paduan warna tetap enak dilihat. Enggak ketinggalan, Jawa aplikasi pijakan khusus pembonceng agar nyaman.

Bodi berwarna Hellgrau alias abu-abu yang dikombinasi warna merah.  Mesin standar ting-ting, dicover dengan tutup mesin yang dikelir merah. Cover fork lansiran Thailand. Jok standar dikustom dengan kulit jok berwarna merah. Baik batok dan lampu, Adi tetap pertahanin original Vespa VBB 65.

Pesan Inspiratif: Kalo sudah cinta dengan besutan kesayangan, apa saja dijabanin biar tampil optimal
Saran Tim ME:  Sepion sebelah kiri dipasang juga lebih keren brader
Penilaian Tim ME: (8*) Keren. Pertahankan orisinalitas memang butuh perjuangan extra
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Ban depan: 350 Ring 8 Unili Taiwan, Ban belakang: 350 ring 8 unili Taiwan, Pelek: Original Vespa VBB 65, Ban: Unilli, Lampu depan: SIEM , Batok lampu: SIEM, Lampu belakang: Lokal, Boardes: Thailand, Pijakan: Lawas Jawa, Listbody: Thailand, Dop depan: Vigano, Dop belakang: Vigano, Jok: Custom, Breket: PTS 90, Spion: Vespa 60, Handle: Original, Handgrip: Thailand, Mesin: VBB 2M, Knalpot: VBB 2M Custom Crhome, Cover mesin: Custom, Footstep: Lokal, Coverfork: Thailand

 

 

 

 

 

Text: Dimas (dimas.back13@yahoo.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Dimas
  30 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !