Enggak Ada Duanya, Ini Satu- Satunya Komunitas Sakral Di Dunia
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-COMMUNITY
09
Sep
2017

Enggak Ada Duanya, Ini Satu- Satunya Komunitas Sakral Di Dunia

  1547   0
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)
Sakral (Scooter Anak Rawa Belong)

JAKARTA, ME. Musik reggae, lirik lagu keadilan menjadi sajian hangat di basecamp komunitas Vespa yanki Scooter Anak Rawa Belong (Sakral) bradsis. Bukan hanya itu, suasana penuh persaudaraan juga dihidangkan dalam aroma kental di tempat tersebut.

Jalan Ayub, Rawa Belong, Jakbar menjadi tempat Sakral lahir, besar dan menjalani segala suka dukanya bradsis. Di markas itu, para scooterist saling berbagi rasa, menghapus segala perbedaan, bertukar pikiran seputar Vespa. Tak jarang pula yang kemudian saling memadu cinta dan berujung pada pelaminan.

Sakral berdiri pada Tanggal 10 September 2005 oleh 3 orang bersaudara, yaitu; Yamin, Chapoenk dan  Joe. Sebelum memutuskan Sakral sebagai nama komunitas ada beberapa pilihan nama, yaitu Skuter Gang Ayub, karena berada di Gang Ayub. “Yang pasti di Sakral tidak ada Narkoba. Di sakral juga nggak ada teman, yang ada yaitu saudara. Ya, semuanya bersaudara di sini,” kata Yamin.

Nggak ada syarat khusus agar bisa menjadi member Sakral brad nsis, syaratnya adalah rasa persaudaraan yang besar. ”Sakral adalah keluarga kedua setelah keluarga di rumah. Makanya kalau ada apa-apa, jangan sungkan-sungkan nongkrong dan berbagi rasa dengan kawan-kawan Sakral,” ujar Chapoenk.

Menumbuhkan semangat persaudaraan ternyata bukan hal yang mudah dilakukan. Maka tak mengherankan jika Yamin, Chapoenk dan Joe, selama menggalang dan mengumpulkan anggota, menjalani sebuah proses yang tidak mudah. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan menyebarkan brosur berisi ajakan bergabung.

Untuk mendongkrak peserta, mereka memperluas jaringan komunitas.

“Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan melakukan evaluasi. Dengan pertimbangan keinginan membentuk organisasi yang matang dan berumur lama, akhirnya kami sepakat menganti bendera, yaitu mengganti Vespa menjadi scooter. Jika menggunakan nama tersebut maka hanya yang punya Vespa saja yang bergabung,” beber Yamin.

Pengusaha tanaman anggrek ini juga mengatakan bahwa, motor tipe skuter tidak hanya Vespa.  Masih banyak merek lain, misalnya; Lambretta, JLO, Sundapp, Bajaj dan lainnya.

Saat ini Sakral memiliki 48 orang anggota yang sudah terregister. Selain melakukan perekrutan, komunitas Vespa ini juga merentangkan sayapnya ke berbagai kota. “Kami punya 4 chapter, meliputi Tegal, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Tangerang,” imbuh Chapoenk.

Berbagai aktivitas juga diselenggarakan oleh Sakral, bradsis. Baik acara yang bersifat internal yang diselenggarakan sendiri, maupun eksternal yang diselenggarakan bersama denga komunitas scooter lainnya. Sebagai contoh; bakti sosial, santunan kepada anak yatim yang diselenggarakan rutin setiap Bulan Suci Ramadhan dan Agustusan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia

Sakral: 0856-8430503 (Chapoenk)

 

Text: Teguh Choya (teguhjiwabrata@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh ch, Istimewa
  18 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !