Pakai Electronic Tester Paling Manjur Berurusan Dengan Hantu
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
KNOWLEDGE
13
Sep
2017

Pakai Electronic Tester Paling Manjur Berurusan Dengan Hantu

  12786   0
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester
Eelectronic Tester

JAKARTA, ME. Trouble kelistrikan pada motor selalu menjadi hal yang paling menyebalkan, bradsis. Rumit dan kerap membingungkan kemudian berujung pada keputusasaan.  Problem sistem kelistrikan, bisa diibaratkan berurusan dengan hantu, sumber masalahnya tidak kelihatan dan sulit ditemukan.

“Kerusakan terjadi di bagian dalam kabel yang tak terlihat, sehingga harus bongkar-bongkar kemasan kabel,” kata Sen Sen dari bengkel Tekupla Custom di Cileduk, Tangerang, Banten.

Dengan menggunakan alat pendeteksi kabel ini,  bradsis bisa mengetahui letak arus listrik yang terputus. Lantas bagaimana cara menggunakan alat ini? Cukup mengurut kabel dengan alat, ketika sampai di bagian kabel yang terputus, alat ini akan berhenti berbunyi.

Bentuknya simpel, ukuran dan desainnya mirip seperti pena. Terdapat penjepit di bagian pangkalnya. Penjepit tersebut bisa disangkutkan di saku baju, jadi mudah disimpan dan dibawa kemana-mana. Alat ini dilengkapi 2 lampu indikator hijau dan merah. Ketika Electronic tester menemukan bagian kabel putus, lampu hijau akan mati.

Perangkat ini dilengkapi dengan sebuah switch yang memiliki 3 titik fungsi, yaitu; O, L dan H. Jika bradsis menggeser switch ke posisi O, berarti alat ini siap digunakan untuk melakukan pemeriksaan direct contact AC test. Nah, pada fitur ini digunakan untuk mendeteksi putusnya kabel. Adanya kabel yang putus ditandai dengan lampu merah yang menyala. Namun tidak ditemukan adanya kabel yang putus, lampu hijau yang menyala.

Fitur berikutnya yaitu switch L. Fitur ini dioperasikan untuk mengetahui adanya arus listrik, fungsinya sama seperti test pen, Non Contact (Low) AC Test. Kondisi soket bisa dipastikan dengan fitur L . Adanya arus menandakan soket masih dalam kondisi baik. Dicirikan dengan nyala lampu hijau diiringi dengan suara sensor. Nah, sebaliknya, jika lampu hijau tidak menyala, sensor juga tidak bersuara, menandakan soket bermasalah. Tidak ada arus listrik yang mengalir pada part tersebut.

Berikutnya yaitu fitur H, Non Contact (High) AC Test. Fitur ini difungsikan untuk mengetahui kondisi busi. Kondisi busi yang masih baik ditandai dengan nyala lampu hijau diiringi suara sensor. Sebaliknya, jika lampu hijau tidak menyala, sensor juga tidak bersuara menandakan busi dalam kondisi buruk atau sudah usang.

Electronic Terter bisa dibeli di toko peralatan elektronik atau toko listrik. Harganya Rp 26.000. Kisaran tegangan yang bisa diukur 90V – 1.000V AC.

 

 

 

Text: Teguh Choya (teguhjiwabrata@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh Ch
  53 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !