Pahami Kode C Di Laher
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
KNOWLEDGE
22
Sep
2017

Pahami Kode C Di Laher

  10798   0
Laher
Laher

JAKARTA, ME. Brad n sis pasti pernah bertanya-tanya, kenapa sih di bearing ada yang pakai kode C dan ada yang tidak? Hal ini memang dirancang dari pabrikan untuk membedakan peruntukan laher.

Kode C hanya tertera pada laher mesin, sedangkan laher roda maupun laher setang tidak memiliki kode C. Namun dengan beberapa alasan, laher berkode C juga digunakan untuk roda bradsis, karena memiliki performa yang baik.

Sebagai contoh, laher C4 terkadang ditemui diaplikasi pada roda motor drag bike. Namun yang harus tetap dipertimbangkan yaitu, perhitungan faktor ekonomis dan peruntukannya.

Laher yang diperuntukkan di bagian dalam mesin, harus punya daya tahan yang bagus menahan beban tekan, putar, dan panas yang tinggi. Sehingga diperlukan laher dengan clearance (celah kerenggangan) tertentu.

Celah kerenggangan itu ditunjukkan dengan kode C, yaitu C2 sampai C4. Bahkan beberapa merek memroduksi laher C5. Terkadang orang salah mengira, laher yang oblak disebabkan karena part tersebut sudah usang. Padahal hal tersebut normal sesuai dengan clearance yang ditetapkan sesuai standar produksi laher tersebut.

Makin besar angkanya, berarti toleransi kerenggangan antar komponen bearing makin besar pula. Laher C3 cocok diaplikasikan untuk mesin motor harian, jika laher ini digoyang, makan goncangannya atau kerenggangannya akan lebih terasa dibandingkan dengan goncangan laher C2. Motor dengan performa mesin tinggi sebaiknya menggunakan bearing dengan kerenganggangan C5.

Mengapa demikian? Salah satu alasannya yaitu temperatur mesin berperfoma tinggi lebih panas dibandingkan dengan mesin motor harian. Saat digeber menembus torsi tinggi, suhu akan memuncak mengakibatkan bola-bola memuai. Kerenggangan tersebut membuat bola-bola yang memuai itu tidak macet bradsis.

Nah, makanya jika brodsis bermaksud melakukan bore up mesin, jangan lupa mengganti bearingnya pula.  Utamanya bearing kruk as. Jika hal itu dilalaikan, bearing berisiko pecah atau gompal.

Satuan kerenggangan atau clearance adalah mikron. Satu mikron sama dengan 1/1000 mm. Kecil banget kan bro? Itulah sebabnya, kontaminan atau kotoran yang menyusup ke dalam bearing bisa mengakibatkan kerusakan.

 

 

Text: Teguh Choya (teguhjiwabrata@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Istimewa
  34 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !