Boncengers Smart Wajib Perhatikan 7 Hal Sepele Ini
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-TIPS
10
Okt
2017

Boncengers Smart Wajib Perhatikan 7 Hal Sepele Ini

  7689   0
Tips berboncengan
Tips berboncengan

TANGERANG, ME. Dalam berkendara, tak hanya rider yang wajib menggunakan safty gear bradsis. Demi keamanan dan keselamatan, pembonceng juga harus mengenakan pakaian serta perlengkapan yang sama.

Selain mengenakan helm yang pas, celana panjang, sepatu dengan penutup tumit yang kokoh, jaket dan sarung tangan, boncengers yang smart juga harus memperhatikan 7 hal sepele yang sering tak dihiraukan ini. Meski kelihatan sepele, namun sangat mendukung keamanan, kenyamanan dan keselamatan boncengers.

Kostum
Sebagai boncengers, usahakan jangan salah kostum. Disarankan agar tidak menggunakan pakaian longgar dengan kain berjumbai. Pasalnya pakaian seperti itu berpotensi menimbulkan bahaya. Dikhawatirkan kain yang berjumbai masuk ke rantai, atau terjerat putaran roda. Petakan brader!

Pijakan Kaki
Saat bradsis membonceng, jaga posisi kaki agar selalu menapak di atas footstep, bahkan saat sepeda motor berhenti. Kaki yang dijulurkan tidak menapak footstep akan mengganggu keseimbangan pengendara. Jangan lupa memperhatikan posisi kaki dengan posisi knalpot, jangan sampai part tersebut melukai kaki brad n sis.

Naik saat pengendara siap
Sama seperti bradsis menaiki punggung seekor kuda, biarkan joki alias pengendara pengendara naik lebih dulu. Biarkan ia memegang dan menguasai motor secara baik dan stabil terlebih dulu. Setelah OK, kini giliran brad naik ke atas jok motor.

Cara Pegangan
Tanyakan kepada pengendara bagaimana cara berpegangan yang nyaman. Apakah bradsis harus memeluknya dari belakang atau meletakkan tangan di pinggul pengendara atau justru di atas paha sendiri.

Sesuaikan diri dengan pengendara
Ikuti arah gerakan sepeda motor. Karena arah gerakan yang berlawanan dapat mengganggu keseimbangan pengendara mengendalikan sepeda motor. Sebagai pedoman, bisa mencermati sisi bahu atas pengendara. Jika berbelok kanan, lihatlah bahu kanannya, lalu sesuaikan pula dengan gerakan bahu bradsis.

Begitu pula sebaliknya ketika sepeda motor belok ke arah kiri, perhatikan gerakan bahu kiri pengendara. Jika brosis merasa bingung, paling tidak bradsis menyesuaikan diri dengan helm rider.

Jangan Menjadi Headbanger
Lakukan antisipasi jika sewaktu-waktu rider melakukan pengereman. Nah, pasti deh saat rider melakukan pengereman, badan bradsis akan ikut bergeser maju. Berusahalah agar helm tidak membentur helm rider. Hal itu memang tidak membahayakan, namun menyebalkan brader.

Berkatalah
Jika bradsis merasa tidak nyaman, sampaikanlah perasan tersebut kepada rider. Namun sebaiknya jangan selalu mengeluh, sebab hal itu membuat rider menjadi tidak nyaman, sehingga berpotensi mengangganggu konsenrasinya. Akhirnya mengganggu proses mengendalikan sepeda motor.

 

Text: Teguh Choya (teguhjiwabrata@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Istimewa
  23 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !