Modifikasi Yamaha Byson: Tunggangan Kamen Rider Made In Indonesia
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
12
Okt
2017

Modifikasi Yamaha Byson: Tunggangan Kamen Rider Made In Indonesia

  1395   0

Jakarta, ME. Bradsis pasti pernah nonton film aksi Ksatria Baja Hitam atau Kamen Rider. Yaitu, seorang pria alias Kotaro Minami, yang bisa berubah wujud menjadi pahlawan untuk menumpas kejahatan di dunia. Film ini juga menjadi favorit anak-anak dan remaja di tahun 1990-an, lho! Bradsis, sering nonton kan?

Kalo di film serialnya menggunakan motor Suzuki, tapi besutan yang digarap sama Kenz Motor ini menggunakan Yamaha Byson. Terlihat dari corak dan warna yang diterapkan hampir menyerupai. Plus aksen atau logo dari Kamen Rider Black tersebut di tangki.

“Awalnya motor ini pengen dijual, tapi sayang juga kalo dijual. Mending gue upgrade tampilannya biar lebih fresh. Makanya, sebagai konsep desainnya gue mengambil corak Ksatria Baja Hitam. Karena itu, gue suka sama film serial tersebut di masa kecil,” papar Eric owner Kenz Motor, seraya pesan sang pemiliknya, Johny.

Besutan tahun 2011 itu bukan sekadar main cat aja, tapi beberapa komponen juga di upgrade. Dari mengaplikasikan aksesori, engine turut dinaikkan alias di bore up. “Kan menyesuaikan sama motor aslinya yang berkapasitas mesin gede,” singkat Eric.

Tampilan makin kekar dengan pelek orisinal yang dipadukan sama ban Corsa R93 Platinum profil 100/90-17 depan dan 130/70-17 belakang. Sektor suspensi depan bawaan pabrik, cukup dicustom sedikit pada lubang suling sok, begitu juga di belakang.

Urusan mesin digarap sama M. Supriadi alias Choky, mekanik Kenz Motor, mengaplikasikan seher oversize 250 kepunyaan Honda CBR 150 dengan diameter 66 mm. Lalu, noken as orisinal di custom dan dial ulang. Meski tetap mengandalkan klep bawaan, kinerja payung klep in dan out jadi lebih maksimal dengan per klep Koizumi.

Biar tarikannya bisa menyesuaikan sama besarnya kapasitas mesin, maka sektor transfer daya dipadukan sama kampas kopling Yamaha Scorpio, sedang rumah kopling pakai merek ABM yang memiliki 6 per kopling. Nah, untuk itu per kopling dipercayakan Honda Tiger.

“Di bagian pengkabut alias karbu, gue jejelin karburator Honda NSR SP PE28. Sektor pengapiannya, koil tetap dipasang standarnya aja dan mengaplikasikan CDI BRT Dual Band,” tutup Choky, sapaan akrabnya.

Berubah! Tring!

Pesan Inspiratif: Untuk mengingat atau sebuah kenangan masa kecil, bisa dijadikan inspirasi
Saran Tim ME: Usahakan spion gunakan lengkap dan posisi plat nopol dirapihkan
Penilaian Tim ME: (8*) Kereen. Jadi, keingat masa kecil. hehe...
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi;
Ban : Corsa R93 Platinum, 100/90-17 & 130/70-17, sok depan belakang : standar custom, gir set: SSS, 15-40, piston; 66 mm Honda CBR 150, head; porting polish, noken as; standar custom, per klep; Koizumi, kampas kopling; Yamaha Scorpio, rumah kopling; ABM, 6 per, per kopling; Honda Tiger, CDI; BRT Dual Band, karbu; PE28.

Kenz Motor: 0818-061829

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh
  15 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !