Apa Itu Karbon Kevlar Dan Bagaimana Prosesnya? Ini Jawabannya
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
PRODUCT KNOWLEDGE
14
Okt
2017

Apa Itu Karbon Kevlar Dan Bagaimana Prosesnya? Ini Jawabannya

  174712   0

PARUNG, ME. Saat ini aplikasi motif karbon kevlar di tunggangan yang sudah modifikasi lagi naik daun. Uler keket, kali naik daun. Maksudnya, lagi booming, bradsis. Maklum kids jaman now kan pengen besutan kesayangannya tampil beda.

Tapi, pernah tahu gak bagaimana proses atau pembuatannya? Nah, beruntung pria ramah ini mau berbagi informasinya, yakni Nana Supriatana, spesialis karbon kevlar. Untuk pengalamannya memang gak lama dan dilakukan secara otodidak, tapi owner NS Custom ini belajar dari suhu atau teman-teman yang bergelut di bidang karbon.

“Basic saya di airbrush, tapi pengen mencoba suatu hal yang berbeda. Makanya, mencoba menggeluti di karbon kevlar yang saat ini lagi ramai diaplikasikan sama pemilik motor dengan gaya thailook. Mulai main karbon kevlar di awal tahun ini (2017). Bersyukur hingga sekarang orderan cukup ramai,” cerita Nana.

Kevlar adalah sebuah material yang berserat fiber sintetis. Pada tahun 1970-an bahan ini digunakan secara komersil, diantaranya kebutuhan ban balap, layar kapal, bahkan sampai rompi anti peluru yang dipakai sama aparat kepolisian. Berkembangnya jaman, kevlar masuk ke ranah otomotif, mobil dan saat ini motor.

Bahan dari kevlar ini cukup beragam motifnya, ada corak hexagonal, batik, tikar, dan lainnya. “Kalo yang sering dipakai sama anak-anak motor, kurang lebih sekitar 6 motif kain karbon kevlar yang saya tahu,” ujarnya. Tuh, tukang spesialis karbon kevlar-nya aja gak hafal. Hehe...

Terus, kenapa proses pelapisannya berhari-hari, brader? Karena untuk bisa memberikan hasil yang maksimal dan bagus, memang butuh waktu yang agak lama. Sehingga tampilannya sangat terlihat basah atau kinclong. Oh, gitu!

Sekarang prosesnya. Sebagai langkah awal, bidang yang akan dilapis karbon kevlar harus dibersihkan atau diamplas. Sebelum menaruh serat kevlar dengan motif yang diinginkan, dikasih pelapis dasar dengan resin. Baru deh, serat tersebut bisa ditaruh pada obyek sesuai lebarnya.

“Kalo sudah rata sama bidang yang dilapis serat kevlar, dilanjutkan melapis step pertama pakai kuas. Lakukan itu sampai benar-benar semua bagian tertutup atau terlapis sama resin. Kalo sudah kering, langkah berikutnya diamplas. Tujuannya biar bidang yang dioles resin rata dan itu dilakukan berulang-ulang kali. Resin, amplas, resin, amplas, dan begitu terus sampai 6 atau 10 kali lapis,” urainya.

Selanjutnya proses detailing alias merapihkan bagian sisi pinggir bodi atau bidang yang dikarbon kevlar. Caranya dengan memotong serat karbon kevlar tersebut dan mengamplas bagian pinggir hingga rata.

“Contohnya pada bodi motor. Bagian pinggir ini butuh kesabaran dan ketelitian, karena harus pas saat dipasang dengan bodi lainnya. Untuk finishingnya, bisa dilakukan dengan dua cara, yakni hanya dengan dipoles sampai mengkilap atau dilapis cat pernis atau clear,” jelasnya.

Dari kedua finishing tersebut punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Untuk yang hanya poles dilakukan dengan amplas yang ukurannya berbeda-beda. Tapi, punya keunggulan lapisan tersebut lebih kuat ketika tergores atau baret. Sedang kekurangannya harus rajin membersihkan dari kotoran, biar lapisannya gak butek.

Proses  akhir dengan pernis, buat molesnya simpel dan cepat. Tapi, harus dilapis sebanyak 5 kali lapis pernis. Sedang kekurangannya kalo tergores benda tajam bisa baret. Nah, untuk finishing-nya tinggal sesuai kebutuhannya masing-masing deh, bradsis.

Kira-kira begitu prosesing-nya, bradsis!

Text: Teguh (teguh_028@yahoo.co.id),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh
  552 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !