Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-MODIFIKASI
10
Nov
2017

Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim

  1436   0
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim
Modifikasi BMW G 310 R: Kawin Silang Tracker dengan Dakkar, Gak Perlu Ekstrim

JAKARTA, ME. Belum banyak yang memodifikasi BMW G 310 R sejak motor ini meluncur ke pasaran di Indonesia. Salah satunya yang paling menarik adalah motor milik Alit Susanto yang digarap oleh The Katros Motorcycles ini, bradsis..
 
Pria yang rajin nge-vlog ini punya cita-cita untuk meng-custom BMW G 310 R miliknya. Saat menentukan konsep pun juga enggak gampang. Alit sampai minta pendapat ke teman-temannya di channel YouTube miliknya.
 
Alit mengungkapkan, "Gue sempat nanya ke teman-teman di channel YouTube gue, pilih tracker atau dakkar dan jangan lupa kasih alasannya. Pilih tracker karena motor tidak terlalu frontal saat dimodifikasi. Sehingga, waktu distandarin lagi juga enak. Kalo dakkar, berarti gue membawa jiwa BMW ke G 310 R ini, karena motor ini terlihat sangat beda dibanding motor BMW lainnya."
 
"Akhirnya, gue coba combine kedua konsep ini jadi satu desain baru. Sebenarnya gue lebih pengen dakkar. Tapi setelah dihitung-hitung, budgetnya bisa menyentuh Rp 30 jutaan. Gue belum mampu kalo segitu," kekeh Alit.
 
Namun, pria yang rajin banget nge-vlog ini punya ide untuk bikin kesepatakan dengan pihak BMW Motorrad Indonesia, bradsis. Kebetulan, mereka lagi nyari motor untuk dipajang di ajang Kustomfest 2017. Hasil kolaborasinya pun terlihat di motor yang Alit bilang berkonsep Trakar, tracker dakkar.
 
Sesuai konsep awal, ubahannya memang gak ekstrim, bradsis. Di tangan Andi Akbar selaku punggawa The Katros, konsep tracker dan dakkar tadi berhasil dipadukan. Bagian yang diganti hanya cover headlamp, lampu depan, bodi belakang, spakbor depan dan belakang, jok, setang, dan knalpot model full system berbahan stainless steel. Part yang ditambah meliputi skid plate dan engine guard.
 
Untuk cover headlamp, bodi belakang, skid plate, serta spakbor depan dan belakang, custom sendiri dengan mengandalkan plat galvanis dengan ketebalan 1,2mm. Pengecatan pun dilakukan sendiri dengan livery BMW M Power, divisi BMW yang khusus menangani performa, bradsis. Hebatnya, semua dilakukan hanya dalam waktu 9 hari!
 
"Pengerjaan paling lama hanya cat, karena untuk mengecat harus akur dulu dengan cuaca. Finishing paling penting menurut gue painting, karena sebagus apapun modelnya, kalo catnya berantakan juga gak akan kelihatan bagus," ungkap pria yang akrab disapa Atenx tersebut.
 
Aura tracker dan dakkar bisa terlihat mulai dari bagian cover headlamp, spakbor depan yang dibuat pendek dan ditempatkan di atas, serta penggunaan ban Shinko model big block. Terlihat kekar juga karena ukurannya yang terbilang gambot, ban depan berukuran 130/80-17 dan belakang 150/70/17. Biar handling makin mantap, setang fatbar TDR pun diaplikasikan.
 
Uniknya, BMW G 310 R garapan The Katros ini bisa dengan mudah dibalikin lagi ke versi standar, bradsis. "Gue sama sekali gak potong sasisnya. Bahkan, gak ada sasis yang gue lubangin untuk bikin dudukan baru. Sasisnya tetap standar," pungkas Atenx.
 
Pesan Inspiratif : Gak perlu ekstrim, asal konsepnya sesuai pasti hasil memuaskan.
 
Saran Tim ME : Kondom tangki dibikin baru agar sedikit lebih ramping..
 
Penilaian Tim ME : (9*), Mantaff, kombinasi konsep yang pas dengan karakter motor..
 
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat
 
Data Modifikasi :
Ban depan dan belakang: Shinko Adventure Trial big block 130/80-17 dan 150/70-17, Headlamp: aftermarket, Setang: TDR, sok belakang : Aftermarket, sepatbor depan belakang, engine guard, skid plate, cover lampu depan: handmade The Katros, backrack: handmade The Katros, jok: handmade The Katros, knalpot: custom The Katros, handgrip : aftermarket.
 
The Katros Motorcycles: Jl. Cemp.1 no.2, Rengas, East Ciputat, Rengas, Ciputat Tim., South Tangerang City, Banten 15412. Telp: 0838-97888333.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Donnyantoro
  26 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !