Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
ME-UPDATE
12
Nov
2017

Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017

  8269   0
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017
Ini Dia Best of The Best Bike Suryanation Motorland Surabaya 2017

SURABAYA, ME. Suryanation Motorland 2017 sudah mendapat Best of The Best Bike yang akan bertarung dengan 7 motor dari 7 kota lainnya, bradsis. Pemenang kali ini adalah Lufti Ardhika dengan Harley-Davidson Shovelhead lansiran 1979 garapan Queen Lekha Choppers..
 
Chopper bikinan Queen Lekha ini memang berbeda dari motor peserta lainnya, bradsis. Paling menarik ada di bagian depannya yang menggunakan springer dan dipadukan dengan pelek ring 23. Dimana biasanya banyak yang mengaplikasikan ban ring 21.
 
Queen Lekha juga lebih menonjolkan detailing pada motor garapannya ini, bradsis. Mulai dari airbrush yang ditangani oleh Danny dari Hacka Pinstriping hingga ukiran di bagian silinder head yang dipercayakan pada David Stone dari Mojokerto.
 
Lufti Ardhika punya alasan tersendiri mengapa airbrush-nya didominasi warna hijau. "Warna hijau dipilih karena biar seger aja. Terinspirasi dari hutan, dedaunan. Jadi, biar seger aja. Kalo hitam dan silver, kan udah banyak yang pakai. Jadi, biar mencolok juga warnanya," ungkap Lufti.
 
HD beraliran old school chopper ini juga 80 persen handmade dengan total pengerjaan sekitar 4 bulan, bradsis. Yayack Retroz selaku builder dari Queen Lekha mengakui kesulitan terbesar adalah saat bikin downtube frame. "Saya gak pakai double cradle, karena biar beda aja sama yang lainnya," ujar Yayack.
 
"Kesulitan lainnya adalah nentuin fitting ukuran buat yang punya, karena yang punya badannya gede. Jadi, harus ngepasin ke dia juga riding position-nya," lanjutnya.
 
Motor yang akan bersaing ketat dengan 7 motor dari kota penyelenggaraan Suryanation Motorland 2017 ini sudah dites jalan sejauh 120 km menuju Pangandaran dan tidak ada masalah sama sekali. "Mesinnya sudah kita rebuild lagi jadi baru. Jadi, rasanya yaa kayak pakai motor baru aja," pungkas Yayack.

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Donnyantoro, Istimewa
  24 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !