Modifikasi Yamaha BWS: Bukan Sekedar Motor Display, Punya Arti Lebih
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
01
Jan
2018

Modifikasi Yamaha BWS: Bukan Sekedar Motor Display, Punya Arti Lebih

  1457   0
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010
Modifikasi Yamaha BWS 2010

JAKARTA, ME. Secara umur Yamaha BWS lansiran 2010 ini memang sudah hampir memasuki usia senja bradsis. Yups sudah 8 tahun, motor yang habitat aslinya bukan di negara tercinta ini, sudah mengaspal.

Ternyata yang membuat motor ini spesial bagi Mitra 2000, lebih dikarenakan proses learning by doingnya bradsis. “Motor ini punya arti lebih buat kami, karena proses belajarnya di Yamaha BWS ini. Kenapa motor ini ? karena pada tahun itu (2008), teknologi injeksi yang diproyeksikan masuk ke Indonesaia, basisnya hampir-hampir mirip mesin 125 cc injeksi,”buka Benny Rachmawan, kepala riset di Mitra 2000.

Masih ujarnya, “Sebetulnya di injeksinya yang kita pelajari lumayan lama, karena pada waktu itu belum ada yang mulai jadi. Semua serba ngeraba, bermodal setumpuk buku manual injeksi milik mobil, dengan tujuan agar kita lebih paham dan mengerti.  Sehingga bisa develop part racingnya, motornya sih hanya sebagai cangkang, tapi isinya kan yang kita ambil.”

Gak cuma melulu berkutat disektor mesin bradsis, motor ini pun mau tidak mau bertransformasi menjadi ganteng dikarenakan sejatinya Yamaha BWS ini adalah motor display.

Hal ini sekaligus mencerminkan Mitra 2000 sudah sangat siap, mulai dari mesin sampai ke pendongkrak penampilan. Ubahannya boleh dibilang simple, hanya main airbrush, karya airbrusher kondang asal kota Kembang, Benk Benk Airbrush dan segudang aplikasi part plug and play.

Tabung sok depan yang terpasang, merupakan prototype yang nantinya cocok dengan semua matik yang memiliki as berukuran 26 mm model clip. Uniknya “pangkon” master rem bisa untuk sebelah kiri atau kanan loh bradsis.

Sockbreaker YSS yang sejatinya milik Yamaha Nouvo ini kena permak lagi bradsis, karena milik Yamaha BWS lebih panjang, dan double bukan single.

Penjepit setang dan voltmeter Koso pun hadir di sana. “Motor injeksi gak pakai voltmeter, agak sedikit riskan untuk kontrolnya. Ketika aki ngedrop memang bisa terlihat oleh mata? Kan enggak. Itu gunanya part yang satu ini,”tutur pria yang berasal dari kota Kembang, Bandung.

Riset knalpot dengan drat untuk lamda sensor pun dimulai pada motor ini bradsis. Masih penasaran untuk detailnya? Monggo diintip deh, simple tapi adem dilihat mata.

Pesan Inspiratif: Rela berkorban satu matik injeksi yang memang belum ada di Inonesia, demi hasil riset part racing maupun aksesori yang maksimal

Saran Tim ME:  Pelek dikasih sentuhan lis merah, cakep juga brader

Penilaian Tim ME: (8*) Keren. Ubahan enggak ekstim, namun tetap enak dipandang mata

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Sok depan: TDR, Piringan cakram: TDR, Sok belakang: YSS Custom, Knalpot: TDR Custom, Blok bore up: TDR Ceramic Blok (58 mm), ECU: API Tech, Handle rem: Koso, Voltmeter: Koso.

Text: Iman (totongbalap@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh JSC
  29 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !