Modifikasi Honda Mega Pro: Cafe Racer Manja Ditangan Punggawa
FDR Tire
SSS chain
Corsa
ME-MODIFIKASI
11
Jan
2018

Modifikasi Honda Mega Pro: Cafe Racer Manja Ditangan Punggawa

  8358   0

BEKASI, ME. Apapun bentuknya jika itu positif pastinya dukungan orang tua akan kita dapatkan bradsis. Seperti yang dialami Alif Rizki, pembesut Honda Mega Pro lansiran 2001 yang lagi getol modifikasi tunggangannya.

"Gue sih tidak ikut komunitas apapun, custom ini untuk menyalurkan hoby aja. Paling motor ini gue pakai  Sabtu - Minggu atau liburan kuliah. Orang tua mendukung, bahkan bokap ikut custom Yamaha XS 600 di bengkel tempat gue custom," ucap mahasiswa semester 2 Universitas Telkom, Bandung ini.

Lebih lanjut Alif menceritakan proses awal custom motor, dengan membeli motor second seharga Rp 8 juta. Alif kurang puas dengan motor berpenampilan CB, namun Alif mencari referensi bengkel modifikasi dan custom yang ada di wilayah Bekasi.

"Tampilan motor ini sudah modifikasi tetapi gue kurang seneng. Coba mencari melalui jejaring sosial dan ketemulah dengan Spring Legacy Garage yang awalnya masih di lokasi ruko depan Harapan Indah, Bekasi. Setelah ngobrolin konsep bareng, akhirnya Cafe Racer classic dengan hornet (buntut  tawon) di buat," bebernya.

Dari wujud asli Aska Erlangga, pemilik Spring Legacy Garage mengatakan, "Ini perubahan kedua di bengkel gue, awalnya cafe racer dengan hornet dan warnanya hitam, silverston dan merah. Selang beberapa waktu, pemilik ingin mengganti ke tampilan cafe racer yang lebih modern," cerita Aska.

Spring Legacy Garage selaku bengkel yang dipercaya untuk custom langsung mewujudkan keinginan Alif. Pembuatan rangka disesuaikan untuk motor berpenampilan cafe racer, tangki dengan dimensi yang lebih besar dari awalnya, boks di bawah jok yang difungsikan untuk meletakan aki dan kebutuhan kelistrikan lainnya.

Pada bagian kaki-kaki, suspensi depan di perkokoh oleh copotan Yamaha Byson yang pastinya memiliki dimensi besar, sedangkan untuk suspensi belakang replika sportster. "Tapi motor ini cukup manja bradsis, karena mintanya disentuh terus. Kalo beberapa hari enggak dipanasi, suka ngambek dan susah hidup. Tapi kalo tiap hari dipanasi dan dipakai, masalah tersebut enggak ada," pungkas Alif.

Pesan Inspiratif: Dengan mengenal motor loe, maka tidak akan terasa sulit dalam merawatnya.

Saran Tim ME: Penempatan kabel lebih dirapihkan lagi bray, begitu juga dengan aksesori simpel pada rem depan, menggunakan per di bagian tali rem yang terkesan nanggung.

Penilaian Tim ME: (8*): Keren, Motor yang lebih berisi atau padat!

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Body dan rangka: custom Spring Legacy Garage, Ban depan belakang: Swallow 18-450, Pelek: Almunium, Aksesori: Aftermarket, Setang: Custom Spring Legacy Garage, Suspensi depan: Yamaha Byson, Suspensi belakang: Replika Sportster

Workshop: Spring Legacy Garage, Jl. Simphoni, Ruko Symphoni, Blok HX2m No, 38, Harapan Indah, Bekasi, Jakarta - Timur.

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Arbi
  116 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (40)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !