Semakin Lama, Semakin ke Sini, Kok Jadi Meriah Gini?
maxtreme
SSS chain
Corsa Ekonomis
PARADE MODIFIKASI
20
Mar
2019

Semakin Lama, Semakin ke Sini, Kok Jadi Meriah Gini?

  2275   0
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini
Lama Makin ke Sini Kok Jadi Meriah Gini

TANGERANG, ME. Seni memodifikasi motor itu harus punya arah tujuannya, bradsis. Artinya, ngemodif motor enggal bisa asal nentuin konsep. Hal ini kejadian seperti yang dialamin konsumen dari Nenbrush.

Yups, yang lagi kita singgung yakni Honda Scoopy berkelir orange ini, bradsis. Khanen, selaku modifikator bilang, kalau motor ini awalnya dibangun cuma buat jalan-jalan aja. Tapi, katanya, entah sejauh ini malah tampilannya semakin meriah.

"Awalnya yang punya pengen motornya buat kuy-kuyan (jalan-jalan) aja, tapi enggak tau kenapa lama kelamaan jadi berlebihan gini, sampe yang punya juga bingung. Hahaha," ucap Khanen.

Secara basic, sih, ya enggak jauh beda dengan modifikasi skutik kebanyakan yaitu berkonsepkan Thailook. "Tapi di sini gue lebih ngembangin konsep Indolook, dari sisi penempatan dan beberapa sentuhan lainnya bikin berbeda," tegas modifikator yang bisa dijumpain di bilangan Cipete, Tangerang, Banten.

Untuk visual, Khanen mempertegas sisi penampilan motor dengan mengubah warna bodi skutik ini. Katanya, ini menjadi salah satu hasil modifikasi yang menurutnya bisa jadi potensi. "Kalau menurut gue sih, warna motor ini yang bikin gue terlena. Soalnya, lebih menunjukkan potensi kualitas yang dilihat," katanya.

Tentu enggak cuma sampai di situ aja. Khanen juga membuat beberapa bagian lain dengan detail yang lebih wah lagi. "Contohnya seperti detailing penempatan aksesori, dan coakan yang menurut gue yang bikin motor ini hebat," jelas Khanen.

Selain punya kelebihan yang udah disebutin doi di atas, enggak menampik kalau motor ini juga bikin doi kerepotan. "Ngaktifin AFR yang jadi PR banget buat gue. Wkwkwkw... soalnya, ini baru pertama kalinya gue pasang AFR di motor ini," beber Khanen.

Tapi untunglah, Khanen enggak punya beban dari motor ini. Dengan kata lain, yang punya motor enggak maksa sang modifikator untuk nyelesain garapan motornya dengan hasil instan.

Data modifikasi:

Ban depan: Swallow 45/90, Ban belakang: Duro 50/90, Pelek: Yoko Twotone, Teromol depan: Twotone Kou, Teromol belakang: Twotone Kou, Shock depan: R/T Copy Original, Shock belakang: WP Copy Original, Handle rem: Brembo, Grip gas: KTC, Saklar: Honeywell, Tameng knalpot: Twotone, Kaliper: Nissin Monoblok, Cakram: Brembo, FPR: Aeromotive, CVT: Honda Airblade, Filter: Honda Airblade, Tutup kipas :ktc recing, Paha rem: Twotone HENG, Selang rem: SWIT-Stabuli, Stabilizer: Ohlins magnesium and RTC, Tutup tabung rem: Antlion, Oil cooler: SPS Racing, Knalpot: Standar Slip-on Twotone

Modified by Nenbrush (0858-4227-8059)

Text: Dimas,
Photo: Dimas
  34 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !