Suzuki Burgman Street Dijual di Indonesia? 5 Syarat Ini Layak Dipertimbangkan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-REVIEW
11
Jun
2019

Suzuki Burgman Street Dijual di Indonesia? 5 Syarat Ini Layak Dipertimbangkan

  2711   0
Suzuki Burgman Street 125 di ajang Pekan Raya Jakarta 2019
Suzuki Burgman Street 125 di ajang Pekan Raya Jakarta 2019

Jakarta, ME. Digadang-gadang sebagai 'barang pajangan' alias display, tapi nyatanya sosok Suzuki Burgman Street 125 di booth Suzuki di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2019, justru menyita perhatian pengunjung. Lantas, apakah skutik ini bakal dijual juga oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia? Bisa aja sih bradsis, asalkan 5 syarat ini bisa dipertimbangkan.

Mengusung nama besar dari keluarga Burgman yang secara global dikenal sebagai produk skutik yang tangguh, wajar jika Burgman Street 125 pun ikut beken di kalangan motormania.  Penasaran, itu sih tepatnya bradsis. Maklum, pasar skutik berbodi bongsor sekelas Yamaha NMax dan Honda PCX juga sedang booming-boomingnya.

Jadi lumrah, kalo publik motor di Indonesia juga nungguin PT SIS merilis skutik sejenis. "Kehadiran Burgman di PRJ ini untuk melihat respons masyarakat, jadi sementara ini memang belum untuk dijual alias sekadar buat display," bilang Banggas F. Pardede, Marketing Relation Section Head PT SIS.

Diakui pria berkacamata minus ini, saat ini memang PT SIS belum punya produk skutik bongsor. “Marketnya memang sedang meningkat. Tapi apakah saat ini waktu yang tepat untuk Suzuki ikut masuk di kelas ini? Tentu saja banyak hal yang perlu dipertimbangkan," lanjut Banggas.

Tapi jangan berkecil hati bradsis. Bukan gak mungkin, Burgman Street juga didagangkan di Tanah Air. Hanya saja, ada beberapa syarat yang memang harus diperhatikan dan dipertimbangkan, di antaranya: 

1. Animo konsumen, khususnya motormania pencinta motor Suzuki juga tinggi terhadap Burgman Street ini. Artinya, ada demand pasar yang positif dan memang membutuhkan produk ini. Jadi bukan sekadar menjual, tapi tidak ada yang beli, kan repot.

2. Sistem suplai bahan bakar semestinya sudah pula injeksi seperti yang dianut kedua rivalnya. Karena Burgman Street 125 masih karburator yang merupakan standardisasi EURO 2. Jika sudah injeksi, so pasti harga jual juga akan terkatrol.

3. Secara desain memang cukup stylish dan futuristik dipadu fitur-fitur andalan, bisa bersainglah dengan skutik gambot lain yang sudah duluan mengaspal. Namun akan lebih joss, jika dilengkapi pula part-part pendukung untuk 'mempertamfan' tampilan atau peningkatan performa.

4. Dari kapasitas mesin yang 125 cc, so pasti bakal menjadi salah satu poin yang dikomparasi dengan skutik pesaing. Alhasil, peningkatan kubikasi menjadi tuntutan para fans Suzuki. Salah satu pertanyaan yang akan muncul: "Wah, kenapa mesinnya cuma 125 cc, ya?"

5. Bagian kaki-kaki Burgman Street 125 mengandalkan ukuran 90/90-12 (roda depan) dan 90/100-10 (roda belakang). Kombinasi ini juga akan menjadi fokus scooteris dan diharapkan bisa seperti roda yang dipakai 2 skutik sejenis, yakni berdiameter 13 atau 14 inci.

Bagaimana menurut loe, bradsis? Apakah PT SIS akan menjual Burgman Street 125 sesuai spesifikasi seperti di India yang justru menjadi senjata tersendiri buat PT SIS (baca: diferensiasi produk) atau mengikuti spesifikasi sesuai 'kemauan' motormania? Kita tunggu jawaban PT SIS dan prinsipalnya di Jepang sana.

Text: Andika,
Text editor: Acip S,
Photo: Andika MotorExpertz
  26 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !