Impresi Pertama KLX 230: Power Kuat di Trek Aspal, Galak di Trek Tanah
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
FIRST RIDE
25
Jun
2019

Impresi Pertama KLX 230: Power Kuat di Trek Aspal, Galak di Trek Tanah

  5527   0
Test Ride Kawasaki KLX 230
Test Ride Kawasaki KLX 230
Test Ride Kawasaki KLX 230
Test Ride Kawasaki KLX 230
Test Ride Kawasaki KLX 230
Test Ride Kawasaki KLX 230

TANGSEL, ME. PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memberi kesempatan kepada rekan media untuk coba merasakan sensasi berkendara dengan produk baru mereka, yaitu KLX 230 di Gading Serpong, Tangerang Selatan (25/6), bradsis.

Motor dual purpose terbaru dari Kawasaki ini merupakan buatan Indonesia dan siap dipasarkan ke penjuru dunia. Jadi selain melakukan global launching, ini juga merupakan test ride KLX230 pertama di dunia.

Namanya juga motor dual purpose yang bisa dikendarai di segala macam medan jalan baik on road maupun off road, untuk test ride kali ini rekan media juga diberikan kesempatan untuk merasakan sensasi berkendara di dua tipe jalan tersebut.

Langsung aja mulai dari bagian dimensinya. KLX 230 memang cukup tinggi untuk test rider tim ME yang memiliki postur tinggi 165cm, dengan bobot 96kg. Motor ini memiliki tinggi 885 mm karena menggunakan pelek ukuran 21 inchi di depan dan 18 inchi di belakang.

Tapi dengan dibekali suspensi depan teleskopik berdiameter 37mm dan belakan unitrak 223mm mampu membuat test rider ME bisa berpijak meskipun sedikit jinjit. 

Selain itu kedua suspensi tersebut juga memberikan kenyamanan saat rider melakukan lompatan melewati handy cap saat mendarat di trek tanah.

Kemudian impresi mulai terasa berbeda saat motor mulai dibawa riding, bradsis. Riding position cukup nyaman dengan posisi setang yang lebar, jok yang flat, dan jarak pandang antara jalan raya sambil melihat panel speedo meter juga aman.

Untuk handlingnya, motor ini menggunakan setang lebar yang sejajar dengan dada, untuk di trek aspal masih cukup bisa dikontrol, bahkan saat melaju di trek lurus, bobot test rider tim ME yang sekitar 96Kg ini mampu mencapai kecepatan 113 km/jam. Harap maklum, tapi ada rekan media dengan bobot yang lebih ringan bisa mencapai 120 km/jam.

Tapi untuk di kondisi jalan macet atau saat memutar balik sepertinya butuh radius putar yang luas untuk bermanuver. Beda cerita kalau saat melaju di trek off road yang memang butuh konsentrasi juga fisik, setang lebar memang sangat cocok untuk berakselerasi.

Lalu bicara soal mesinnya, KLX 230 menggunakan mesin baru 230 cc, 1 silinder SOHC, Fuel Injeksi, berpendingin udara, menghasilkan tenaga yang besar, sekitar 19 hp dan torsi 19,8Nm. Jadi tarikan pertama saat membuka gas cukup terasa kuat.

Seperti diketahui, KLX 230, meskipun motor dual puspose, ternyata cara karakternya diantara trek on road dengan off road memang cukup berbeda. Perpindahan gear sepertinya didesain untuk trek off road, karena urusan safety tentunya agar tidak mudah berada di posisi netral.

Perbedaan terasa untuk nafas perpindahan giginya, karena terasa pendek jika di trek aspal, tapi pas banget untuk berakselerasi di trek tanah yang memang tidak selalu memerlukan top speed, karena terasa banget "galaknya" power dari KLX 230 ini.

Secara keseluruhan, KLX 230 ini performanya cukup luar biasa, handling ringan di segala medan jalan, kenyamanan dengan jok yang flat cukup memberi kebebasan bergerak saat melakukan late braking saat di trek off road.

Jadi buat brader and sista yang hobi dengan olah raga garuk tanah, KLX 230 bisa jadi pilihan untuk menjalani hobi kalian, bradsis.

Text: ichsan (ixzancuy@gmail.com),
Photo: Andika
  35 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (43)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !