Berawal Dari Tim Komunitas, Petroasia Motoculture Racing Team Siap Jadi Tim Balap Profesional
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ROAD-RACE
18
Ags
2019

Berawal Dari Tim Komunitas, Petroasia Motoculture Racing Team Siap Jadi Tim Balap Profesional

  2617   0
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team
Petroasia Motoculture Racing Team

JAKARTA, ME. Berawal dari hobi dan tergabung dalam komunitas yang sama, tim balap yang satu ini patut diapresiasi semangatnya, bradsis. Yups, Petroasia Motoculture Racing Team siap hadir sebagai tim balap profesional di tengah rehatnya kompetisi balap motor sport di tanah air.

Tim balap asal Jakarta yang isinya rekan-rekan dari komunitas Duke RC Owner Community (DROC) memang sudah berdiri sejak bulan februari tahun 2017 lalu. Mereka pun konsisten di salah satu event balap dengan membuka kelas One Make Race (OMR) untuk motor KTM hingga musim balap 2019 ini.

“Tim balap ini berawal dari rasa kebersamaan dan dimulai dari hobi yang sama, hobi modifikasi motor dan hobi balap. Jadi kita coba salurkan di ajang balap E-Event ini lewat kelas OMR KTM. Sejak tahun lalu, pembalap kita berhasil meraih prestasi bagus, dan kita coba terus konsisten untuk lebih baik lagi di tahun ini,” ujar Edwin Sidarta, selaku Team Manager Motoculture Racing Team.

“Sebagai pengguna motor KTM yang bisa dibilang produknya masih baru, dari sisi kualitas peserta balap di kelas komunitas KTM makin banyak. Sayang belum ada dukungan dari APM (Agen Pemegang Merk). Tapi kita tetap semangat dengan hadirnya beberapa sponsor, seperti Petroasia Lubrican, RSV Helmet, KTM Galaxy Bekasi, dan G-Force Republik Towing yang setia mensuport tim kita,” tambahnya.

Motoculture Racing Team mengandalkan 4 pembalap yang turun di dua kelas yang diperlombakan, diantaranya Herman Suherman dan Ziyat di kelas 250 cc dan Radiya Sidarta serta Gita Ginanzar di kelas 200 cc.

Penampilan mereka pun cukup impresif dengan selalu berhasil meraih podium tertinggi, bradsis. Itu juga berkat dukungan dari mekanik terbaik mereka, yaitu brader Apung Adrian Ox.

Jadi, sebagai bentuk eksistensi dan rasa tanggung jawab kepada para sponsor ditengah sepinya kompetisi balap motor sport saat ini, mereka pun berencana membangun motor balap lain untuk memeriahkan balap nasional.

“Selain balap OMR, kita ada rencana bangun motor balap lain untuk eksistensi dan membawa nama sponsor utama kita, yaitu Petroasia Lubrican. Karena produsen oli tersebut juga sedang fokus di pasar oli motor matik, kita akan coba bangun motor matik untuk ikut kompetisi balap nasional lainnya,” jelasnya.

“Jadi sesuai harapan kita untuk menjadi wadah pembalap Motoculture agar lebih berprestasi lagi dan semoga bisa mewakili Indonesia di balap Internasional. Amin,” pungkas ayah dari salah satu pembalap Motoculture, yaitu Radiya Sidarta ini.

Text: ichsan (ixzancuy@gmail.com),
Photo: Ichsan
  23 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !