SSFC Depok Ajak Driver Ojek Online Untuk Bijak Dalam Menggunakan Ponsel
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-COMMUNITY
27
Nov
2019

SSFC Depok Ajak Driver Ojek Online Untuk Bijak Dalam Menggunakan Ponsel

  1278   0
SSFC Depok
SSFC Depok
Sosialisasi keselamatan pada pengemudi ojek online
Sosialisasi keselamatan pada pengemudi ojek online
Penggunaan Handphone saat berkendara
Penggunaan Handphone saat berkendara
Pentingnya perduli keselamatan
Pentingnya perduli keselamatan

DEPOK, ME. Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Pengda Depok melakukan kegiatan mensosialisasikan keselamatan berkendara. Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini ‘Stop menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi cerdas menggunakan handphone secara bijak’, bradsis.

"Dari Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan bahwa setiap tahun ada 28.000-38.000 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Jumlah tersebut membuat Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu lintas di dunia," jelas Awan Begawan selaku ketua panitia.

"Penyebabnya bermacam-macam satu diantaranya Human Error, kurang konsentasi pada saat berkedara menjadi salah satunya penyebab kecelakaan dan yang paling sering menyebabkan kurang nya konsentrasi saat berkendara yaitu penggunaan Handphone pada saat betkendara," paparnya.

"Selain itu juga minimnya esukasi dan sosialisasi kemasyarakat, Beranjak dari hal tersebutlah SSFC Pengda depok tergerak untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para driver ojek online," imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu (23/11) ini. Di awali  dengan menyambangi shelter ojek online yang berada di  stasiun depok lama & ITC Depok. Setelah itu acara berlanjut ke bincang santai yang digelar di resto Nasi Gajah Depok, Jl. M ridwan Rais kel. Beji timur kec. Beji Kota Depok, Jawa Barat.

Pada sesi bincang santai, hadir Bpk Drs. Dadang Wihana M.Si  Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok dan Bpk Iptu Nanang Wahyu Wibowo,SH (Kanit Dikyasa dan Kamsel Satlantas Polres Metro Depok).

Drs. Dadang Wihana M.Si selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok mejelaskan  peraturan mentri perhubunga No.12 tahun 2019. Yang berbunyi ”Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat”.

Sementara itu menurut Iptu Nanang Wahyu Wibowo,SH selaku Kanit Dikyasa dan Kamsel Satlantas Polres Metro Depok mengatakan Pelanggaran penggunaan Handphone di kota depok masih sangat tinggi, bradsis.

Beliau juga menjelaskan pasal terkait yaitu Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000," jelas Iptu Nanang.

“Dengan adanya sosialisasi ini SSFC Pengda Depok berharap para driver ojek online menyadari bahwa konsentrasi saat berkendara itu sangat penting selaintu harapan kami kedepannya para driver menjadi lebih cerdas dan bijak dalam penggunaan Handphone seeta memahami peraturan lalu lintas dan peraturan mentri perhubungan yang sudah di terapkan di indoneaia,” tutup Achmad Caprut, Ketua SSFC Pengda Depok.

 

Text: Andika,
Text editor: M. Ichsan,
Photo: Istimewa
  30 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !