Sebuah Manifesto Kenangan Masa Lalu, Deklarasi KWATRO
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-COMMUNITY
29
Jan
2020

Sebuah Manifesto Kenangan Masa Lalu, Deklarasi KWATRO

  1576   0
Sekelompok rekan-rekan Jurnalis yang memiliki hobi merawat motor berumur akhirnya mendeklarasi sebuah wadah bernama KWATRO (Kumpulan Wartawan Motor Retro)
Sekelompok rekan-rekan Jurnalis yang memiliki hobi merawat motor berumur akhirnya mendeklarasi sebuah wadah bernama KWATRO (Kumpulan Wartawan Motor Retro)

BOGOR, ME. Namanya motor berumur memang kadang bikin kepala pusing Brad, mulai harga part yang mulai ajaib sampai keterbatasan teknologi saat motor tersebut diciptakan. 
 
Sekelompok rekan-rekan Jurnalis yang memiliki hobi merawat motor berumur akhirnya mendeklarasi sebuah wadah bernama KWATRO (Kumpulan Wartawan Motor Retro) secara resmi pada Sabtu, 24 Januari 2020 di Curug Pangeran, Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. 
 
Pendeklarasian ini dihadiri oleh delapan orang wartawan dari berbagai media yang memiliki kesamaan hobi dalam merawat serta menikmati motor lansiran di bawah 2005 dan berteknologi karburator.
 
Meski motor yang digunakan oleh para KWATRO ini telah disuntik mati oleh produsennya, namun sensasi dalam merawat motor retro agar terus dapat ditunggangi menjadi suatu kepuasan tersendiri. Apalagi saat berburu onderdil dan aksesoris yang juga terbilang langka. Tidak itu saja kerinduan akan kenangan masa lalu juga menjadi awal terbentuknya KWATRO.
 
“Saat masih SMA, Yamaha RX King menjadi motor idaman dan baru sekarang saya bisa memilikinya,” ujar Yusuf Arief, pemilik Yamaha RX King Cobra lansiran 1990.
 
Deklarasi KWATRO diawali dengan riding bersama sejauh 70 KM menuju Curug Pangeran, Gunung Bunder, Bogor pada Jumat malam (24/01/2020). Sejumlah motor retro seperti, Yamaha RX King Cobra 1990, Yamaha F1ZR 2001 dan 2002, Honda C70 1971, Honda CG110 1983, Honda Grand 1993, Vespa PTS 1980 dan Vespa PS Strada 1986 meramaikan touring perdana ini.
    
Dentuman knalpot yang menjadi ciri khas motor retro terdengar seperti irama musik yang menemani rombongan selama perjalanan. Setibanya di lokasi, para penggemar motor retro ini pun disambut oleh dinginnya udara pegunungan dan suara tonggeret yang menyejukan telinga. 
 
Tenda dome menjadi saksi bisu awal berdirinya KWATRO. Di dalam tenda berkapasitas 10 orang ini berlangsung musyawarah mufakat dalam menentukan visi dan misi KWATRO hingga pemilihan Ketua.
 
Para wartawan yang hadir dalam Deklarasi ini dicatat sebagai Founder KWATRO. Diantaranya, Yusuf Arief (Naikmotor.com), Arif Syahbani (Naikmotor.com), Bayu Nurpatria (Pojokoto.com),  Tigor Qristovani Sihombing (Otojurnalisme.com), Adithya Nurcahyo (Otojurnalisme.com), Harry Budiawan (Gridoto.com), Muhammad Iman (Motoexpertz.com) dan Tito B. Setiawan (Bestcar.com)
 
“Visi KWATRO menjadi wadah para wartawan yang memiliki kesamaan hobi yaitu merawat dan menikmati motor retro. Sedang misinya adalah menyambangi tempat wisata dengan mengendarai motor retro yang dimiliki.” ucap  Tigor Qristovani Sihombing yang didaulat menjadi Ketua KWATRO.
 
Untuk bergabung dalam KWATRO syaratnya sangat mudah, yaitu, berprofesi sebagai wartawan, memiliki SIM C serta memiliki motor di bawah tahun 2005 dan berteknologi karburator.
 
Kalo sedikit komentar sih loe semua orang kurang brad !, biarpun 70 KM kontur ala kaki gunung memiliki variasi tingkat kemiringan yang pastinya lumayan malesin buat dipanjat. Belum lagi settingan karburator yang berubah dikarenakan dinginnya udara sekitar. 
 
Fix, kalian itu kurang...

Text: Iman,
Photo: Istimewa
  28 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !