Modifikasi Vespa Sprint: Kembalinya Era Vespa Mods Scooters Di Tangerang
GM Juli 2015
SSS chain
Achilles Tire
PARADE MODIFIKASI
31
Des
2017

Modifikasi Vespa Sprint: Kembalinya Era Vespa Mods Scooters Di Tangerang

  1448   0
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976
Modifikasi Vespa Sprint 1976

TANGERANG, ME. Menurut M. Ilham Farisi, membangun Vespa Sprint berkonsep Mods Scooter, merupakan salah satu tantangan tersendiri, bradsis. Pasalnya untuk mendapatkan aksesorinya, butuh waktu dan kesabaran.

“Untuk memodifikasi Vespa beraliran Mods Scooter memang terbilang susah, karena beberapa aksesoris original cukup langka sehingga sulit didapatkan. Seperti aksesoris lampu mods, badge, dan lainnya. Tentunya untuk mendapatkan berbagai aksesoris tersebut, gua pantau langsung  bikinan Inggris,” buka pria akrab disapa Ilham.

Masih ungkap Ilham. “Jadi untuk modifikasi Mods Scooter ini, kalo urusan lampu dan badge  memang sebenarnya harus made in England,  karena  sub culture Mods itu sendiri memang berasal dari negara Inggris. Tapi di luar itu it’s ok, yang penting memang ada niatan untuk mengikuti sebuah aliran yang benar-benar sudah ada dari jaman dulunya”.

Buat memantapkan konsep modifikasi Mods Scooter, Ilham mempercayakan pada rumah modifikasi Lambro di bilangan  Jl. Haji Mencong, Ciledug, Tangerang. Untuk aksesoris lampu doi memasang beberapa brand original keluaran Inggris yang dipasang pada Vespa lansiran 1976 ini, bradsis. Nah, salah satunya yakni Stadium, Notek, Raydyot, dan lainnya.

Terlihat kental kan bradsis, lampu-lampu yang berbaris rapih di bagian depan, menjadikan suatu konsep Vespa Mods terlihat eye catching. Eits, tapi bukan itu maksud dan tujuan Ilham memodifikasi tunggannya, melainkan memang kecintaannya doi di dunia Mods Scooter.

“Pemasangannya memang tidak begitu sulit, hanya menggunakan front bar dan bracket untuk lampu itu sendiri. Berhubung lampu terlalu banyak, untuk kelistrikan pada aki memang gua bikin jalur dua pakai saklar berbeda. Karena kalo disatuin, riskan trouble pada kelistrikan dan aki cepet tekor, maklum bukan motor baru,” tutup pria yang bermarkas di Metropolis, Tangerang.

Pesan Inspiratif: Ubahan enggak monoton bradsis, umunya beraliran klasik dan resotrasi

Saran Tim ME: Biar senada dengan model lampu, spion diganti model bulat kayaknya lebih cakep

Penilaian Tim ME: (8*) Keren. Ubahan total, bikin aura klasik motor jadul makin kental

Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat

Data Modifikasi:
Front bumper: FalboCavali (crown), Crash bar: FalboCavali (crown), Wheel dop: Ulma, Back rack: Cuppini, Tax holder: Metalplast, Streamers (kiwir2): Biemme, Sabuk jok: Biemme, Handgrip: Granturismo, Flyscreen: Unbrand (england), Knalpot: Ken Cobbing, Karet selahan: Ken Cobbing, Kepet air: Metalplast

 

Text: Ivan Novrian (ivan.novrian88@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Istimewa
  24 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (20)
B. Yamaha WR 250 R (51)
C. Viar Cross X 250 SE (37)
KYT Helmet
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !