Presiden Prabowo Pastikan Batas Maksimal Potongan Pendapatan Ojol Sebesar 8 Persen
Presiden Prabowo Pastikan Batas Maksimal Potongan Pendapatan Ojol Sebesar 8 Persen-Ilyasa Fajrin-Dok. Motorexpertz
JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Pemerintah secara resmi memperkuat jaring pengaman bagi para pekerja di sektor transportasi daring atau ojek online (ojol).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembagian hasil yang lebih adil bagi para pengemudi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo saat merayakan Hari Buruh Internasional di Jakarta.
Acara tersebut berlangsung di kawasan Monas pada Jumat, 1 Mei 2026.
BACA JUGA:Makin Berkelas! TVS Callisto 125 Punya Warna Baru Emerald Green, Segini Banderolnya
Presiden menyoroti besarnya biaya potongan yang dibebankan perusahaan aplikator kepada mitra pengemudi.
Ia menilai beban tersebut tidak sebanding dengan risiko kerja para pengemudi di lapangan.
"Saudara-saudara, ojol. Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Aplikator perusahaan minta disetor 20 persen," ujar Presiden Prabowo.
Kepala Negara menginginkan adanya perubahan skema biaya yang jauh lebih ringan bagi pekerja.
BACA JUGA:Nicolo Bulega Cetak Sejarah Baru, Raih 14 Kemenangan Beruntun di Race 1 WorldSBK Hungaria
Ia bahkan menolak angka potongan jika masih berada di angka sepuluh persen.
"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen," tegasnya di hadapan massa buruh.
Presiden menambahkan bahwa prinsip keadilan harus menjadi landasan utama bagi setiap perusahaan di Indonesia.
Prabowo memperingatkan aplikator agar mengikuti regulasi baru demi kesejahteraan para mitra pengemudi.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
