Ini bagian yang sering bikin ragu. Posisi duduk Ninja memang cenderung sporty, tapi untuk penggunaan harian masih tergolong aman, apalagi kalau bukan Ninja full fairing generasi lama yang terlalu nungging.
Selama dipakai dengan santai dan nggak kebut-kebutan, Ninja masih nyaman buat berangkat kerja atau ngopi sore.
Konsumsi BBM dan Perawatan
Untuk ukuran motor sport, konsumsi BBM Ninja masih masuk akal, meski jelas tidak seirit motor matic. Perawatan juga relatif aman selama unit dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya. Suku cadang melimpah dan bengkel yang paham Ninja pun gampang ditemukan.
BACA JUGA:Kawasaki W230 2025: Retro Modern yang Bikin Rider Makin Ganteng di Jalan
BACA JUGA:Ngaku Pemotor Bijak? Wajib Tahu 10 Aturan Tak Tertulis di Jalan Biar Nggak Bikin Celaka!
Nilai Minus yang Wajib Dipertimbangkan
Namanya motor bekas, kondisi unit jadi faktor krusial. Beberapa Ninja bekas rawan di sektor kelistrikan, pendinginan, dan kopling jika kurang terawat. Selain itu, panas mesin di kemacetan juga bisa jadi catatan buat penggunaan harian.
Kawasaki Ninja bekas masih sangat worth it buat motor harian, asal pilih unit yang sehat dan sesuai kebutuhan.
Buat kalian yang pengin motor harian dengan tampilan sporty, performa mantap, dan harga masuk akal, Ninja bekas jelas bukan pilihan sembarangan.
Gengsi dapet, fun riding dapet, asal siap kompromi di konsumsi BBM dan perawatan.
Kalau menurut kalian, Ninja bekas itu bukan sekadar motor lama, tapi cara murah buat tetap tampil berkelas di jalanan.