MOTOREXPERTZ.COM --- Tak dapat dipungkiri, banyak pengendara motor mengira suspensi hanya soal empuk atau keras.
Padahal, karakter suspensi motor sangat dipengaruhi oleh pasar tempat motor tersebut dirancang.
Inilah alasan kenapa suspensi motor untuk pasar Asia terasa berbeda dibandingkan motor berstandar global atau Eropa.
Perbedaan ini bukan mitos, melainkan hasil dari riset teknis dan kebiasaan berkendara yang berbeda.
BACA JUGA:Raja Jalanan Baru! Triumph Tiger Explorer 2026 Meluncur, Motor Adventure 'Flagship' Paling Mewah
BACA JUGA:Jangan Asal Siram, Ini Kesalahan Saat Mencuci Motor yang Diam-diam Merusak
Karakter Suspensi Motor Pasar Asia
Motor yang dipasarkan di Asia umumnya dirancang untuk menghadapi kondisi jalan yang tidak selalu mulus.
Lubang jalan, polisi tidur, hingga aspal bergelombang menjadi pertimbangan utama pabrikan.
Karakter suspensi motor Asia cenderung lebih empuk di kecepatan rendah hingga menengah.
Tujuannya adalah meningkatkan kenyamanan saat harian, terutama di jalan perkotaan yang padat.
Suspensi tipe ini juga lebih toleran terhadap beban berlebih, seperti boncengan atau membawa barang.
Namun, efek sampingnya adalah kestabilan di kecepatan tinggi yang tidak terlalu agresif. Saat menikung cepat atau dipacu konstan di jalan lurus, suspensi terasa sedikit mengayun, meski masih aman untuk penggunaan normal.
BACA JUGA:Jangan Diabaikan! Ini Ciri Suspensi Motor Aus yang Diam-Diam Bikin Berkendara Berbahaya
BACA JUGA:Jangan Disepelekan, Ini Bahaya Sering Matikan Mesin Matic dari Standar Samping