Selain pembalap, program ini juga merangkul 10 mekanik muda dari SMK binaan.
Mereka mendapatkan pelatihan langsung mengenai sistem pelumasan dan perawatan motor standar balap.
Keterlibatan mekanik sangat krusial karena mereka adalah pendukung utama performa di lintasan.
Tim Pertamina Enduro VR46 bahkan menyempatkan diri mengunjungi SMK Negeri 1 Kopang.
Kunjungan edukatif ini bertujuan memberikan motivasi nyata bagi para siswa di Lombok.
Mereka diajarkan mengenai disiplin kerja dan standar profesionalisme di level internasional.
CEO VR46 Riders Academy, Carlo Casabianca, melihat potensi besar pada talenta lokal Indonesia.
Ia ingin membawa budaya pelatihan akademi Valentino Rossi lebih dekat dengan karakter pebalap tanah air.
BACA JUGA:Evolusi Winglet di MotoGP: Dari Eksperimen Ducati hingga Aturan Aerodinamika Baru 2027
Carlo Casabianca berpendapat, "Melalui kegiatan di Mandalika, kami ingin memahami cara terbaik mengembangkan talenta Indonesia secara terstruktur."
Sementara itu, Team Manager VR46 Racing Team, Gianluca Falcioni, memuji kualitas sirkuit Mandalika.
Ia menilai lintasan ini sangat ideal sebagai ruang pembelajaran teknis bagi pembalap muda.
Pembalap MotoGP Franco Morbidelli turut memberikan pandangannya mengenai proses panjang menjadi seorang profesional.
BACA JUGA:WorldSBK 2026: Hijrah ke Yamaha, Xavi Vierge Sebut Motor R1 Seperti 'Cinta Pertama'
Menurutnya, perkembangan setiap hari jauh lebih penting daripada sekadar hasil satu balapan saja.