Sering Diabaikan! Ini Alasan Krusial Kenapa Rem Motor Wajib Dicek Sebelum Touring Jauh

Jumat 20-02-2026,05:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Touring itu bicara tentang kebebasan, jarak jauh, dan adrenalin dalam mengendarai motor. Tapi satu hal yang sering diremehkan justru yang paling vital, yakni kondisi rem. 

Banyak pengendara fokus ke oli, ban, atau bensin penuh—namun lupa bahwa sistem pengereman adalah penentu keselamatan utama di perjalanan panjang.

Kenapa rem motor wajib dicek sebelum touring?

Pertama, karakter perjalanan touring berbeda dengan pemakaian harian. Saat touring, motor dipakai lebih lama, beban lebih berat (karena tas atau box tambahan), dan sering melewati medan naik-turun. Kondisi ini membuat kerja rem jauh lebih berat dibanding perjalanan dalam kota.

Kedua, risiko overheat pada rem meningkat. Ketika melewati turunan panjang, kampas dan cakram rem bisa mengalami panas berlebih. 

BACA JUGA:Setiap Hari Terjebak Macet? Ini 6 Cara Bikin Kampas Rem Lebih Awet: Dijamin Efektif Bradsis

BACA JUGA:Tenaga Hilang Misterius? Ini Ciri-Ciri Kampas Kopling Motor Mulai Habis!

Jika sebelumnya kondisi kampas sudah tipis atau minyak rem mulai menurun kualitasnya, performa pengereman bisa melemah. Efeknya? Rem terasa blong atau tidak pakem saat dibutuhkan.

Ketiga, jarak tempuh jauh memperbesar potensi situasi darurat. Jalan luar kota sering menghadirkan kejutan: kendaraan tiba-tiba berhenti, tikungan tajam, jalan berlubang, hingga kondisi licin karena hujan. 

Dalam momen seperti itu, sistem pengereman harus berada dalam kondisi prima, bukan setengah layak.

Keempat, kampas rem aus sering tidak terasa saat pemakaian ringan. Banyak pengendara baru sadar setelah muncul bunyi berdecit atau getaran saat mengerem. Padahal, tanda-tanda awal seperti tuas terasa lebih dalam atau respons melambat sudah cukup jadi sinyal untuk pengecekan.

BACA JUGA:Diisukan Bakal Tutup Karena Bensin Tak Kunjung Terisi, Ini Jawaban Shell Indonesia

BACA JUGA:Stok Bensin Masih Langka di SPBU, Ini Alasan Shell Indonesia

Kelima, keselamatan bukan hanya soal diri sendiri. Saat touring biasanya dilakukan berkelompok. Jika satu motor mengalami masalah pengereman, bukan cuma pengendara itu yang berisiko, tapi seluruh rombongan bisa terdampak.

Pengecekan rem sebelum touring sebenarnya sederhana: periksa ketebalan kampas rem, cek kondisi cakram, pastikan minyak rem cukup dan tidak keruh, serta rasakan respons tuas atau pedal. Bila perlu, lakukan servis ringan di bengkel resmi atau terpercaya sebelum berangkat.

Kategori :