QJMotor SRC 500 2026: Cruiser Retro 480cc Bergaya Klasik, Mampukah Saingi Interceptor di Indonesia?

Kamis 05-03-2026,15:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

QJMotor SRC 500 ditenagai mesin 480cc satu silinder, pendingin udara, berstandar emisi modern. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 25,3 bhp pada 5.750 rpm dan torsi puncak 36 Nm pada 4.250 rpm.

Karakter mesinnya lebih menonjolkan torsi bawah yang cocok untuk cruising santai dibandingkan performa agresif. Bobotnya mencapai 205 kg, memberi kesan solid dan stabil saat melaju di jalan raya.

Suspensi depan menggunakan teleskopik fork, sementara belakang memakai dual shock absorber. Sistem pengereman mengandalkan cakram 300 mm di depan dan 240 mm di belakang.

Secara keseluruhan, performanya cukup untuk kebutuhan harian dan touring ringan, meskipun tidak dirancang untuk pengendaraan sporty agresif.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

Desain retro modern sangat menarik

Mesin 480cc cukup bertenaga untuk cruising

Fitur modern seperti dual-channel ABS dan LCD

Kekurangan:

Belum menggunakan lampu LED

Brand recall masih rendah dibanding kompetitor

Jaringan servis dan penjualan belum luas

Peluang Masuk Indonesia & Perkiraan Harga

Saat ini QJMotor belum menjadi pemain besar di Indonesia seperti di India. Namun, pasar motor retro di Indonesia sangat kuat, terutama di kelas 400–650cc.

Jika SRC 500 masuk Indonesia, motor ini akan langsung berhadapan dengan model seperti Royal Enfield Interceptor 650. Dengan melihat harga India dan memperhitungkan pajak impor CBU, estimasi harga di Indonesia kemungkinan berada di kisaran Rp 140 juta hingga Rp 170 juta.

Harga tersebut akan sangat menentukan daya saingnya. Jika QJMotor mampu menawarkan harga lebih rendah dari kompetitor, peluangnya untuk menarik konsumen yang ingin tampil beda cukup besar.

Namun tantangan terbesarnya bukan hanya harga, melainkan membangun kepercayaan merek dan jaringan layanan purna jual yang kuat.

Kategori :