BANDAR LAMPUNG, RADARMETRO.DISWAY.ID --- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung untuk sukses menjalankan program kerja serta visi-misi organisasi, sekaligus memperkuat peran sebagai mitra Pemerintah Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat acara Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu (5/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI Telogo Wismo Agung Durmanto melantik Josi Harnos sebagai Ketua IDI Wilayah Lampung untuk periode 2025–2028.
Wagub Jihan menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan sebelumnya yang dinilai telah berjalan dengan baik, serta berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan capaian tersebut sekaligus meningkatkannya ke arah yang lebih optimal.
BACA JUGA:JAWARA – Jelajah Warisan Nusantara 2026, Ratusan Motor Klasik Bakal Padati Rute Malang Solo
"Alhamdulillah, tidak terasa satu periode Kak Inos memimpin. Hari ini saya ucapkan selamat kembali memimpin IDI Wilayah Lampung. Kita bersyukur atas kepemimpinan sebelumnya yang berjalan sukses, dan kita berdoa agar periode berikutnya dapat lebih sukses lagi," ujar Jihan.
Ia menegaskan bahwa terpilihnya kembali Josi Harnos merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja nyata.
"Kami semua berharap IDI mampu menjalankan program kerja dengan baik dan mengantarkan visi-misi yang telah dirancang agar berhasil di periode ini," tambahnya.
Jihan yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar IDI Wilayah Lampung menyatakan keyakinannya bahwa para dokter memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada sektor kesehatan.
BACA JUGA:Peluang Nicolo Bulega ke MotoGP 2027 Makin Tipis, Ducati Punya Rencana Lain?
Menurutnya, tantangan global saat ini, termasuk dinamika geopolitik dan konflik internasional, berpotensi berdampak pada industri kesehatan di dalam negeri.
"Kita berada pada dinamika dan tantangan yang berbeda. Kondisi geopolitik global, termasuk perang yang sedang terjadi, baik langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada industri kesehatan. Karena itu, kita perlu bersiap dan memperkuat kolaborasi," jelasnya.
Ia menekankan pentingnya masukan dari para tenaga medis, khususnya dokter senior, dalam merumuskan langkah strategis menghadapi situasi yang tidak menentu.
"Pemerintah Provinsi Lampung sangat terbuka untuk berdiskusi dan duduk bersama. Kami membutuhkan insight, arahan, dan masukan dari para dokter untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada," katanya.
BACA JUGA:Peluang Nicolo Bulega ke MotoGP 2027 Makin Tipis, Ducati Punya Rencana Lain?