MOTOREXPERTZ.COM --- Banyak pengendara motor matic mungkin pernah bertanya-tanya, kenapa rem belakang ditempatkan di tuas kiri, bukan di kaki seperti motor manual?
Padahal, bagi yang sudah terbiasa dengan motor bebek atau sport, posisi ini terasa cukup berbeda di awal. Ternyata, penempatan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari pertimbangan kenyamanan, keamanan, dan desain sistem transmisi.
Alasan utama terletak pada perbedaan sistem transmisi. Motor matic menggunakan transmisi otomatis (CVT) yang tidak memerlukan kopling atau perpindahan gigi manual.
Artinya, kaki kiri pengendara tidak lagi digunakan untuk operasional seperti menginjak perseneling. Karena itu, fungsi pengereman belakang dipindahkan ke tangan kiri agar lebih praktis dan mudah dijangkau.
BACA JUGA:Ini Fakta Honda PCX 160 yang Jarang Dibahas Sales
BACA JUGA:Jarang Disadari! Fakta Menarik Yamaha Aerox yang Bikin Motor Matic Kece Ini Terlihat Berbeda
Selain itu, penggunaan rem di tangan kiri membuat pengendara bisa mengontrol motor dengan lebih baik, terutama dalam kondisi stop and go di jalanan padat.
Dengan kedua tangan berada di setang, kanan untuk gas dan rem depan, kiri untuk rem belakang—pengendara bisa melakukan pengereman lebih stabil tanpa perlu menggeser posisi kaki.
Faktor keselamatan juga menjadi alasan penting. Banyak pengendara pemula yang merasa lebih mudah mengontrol rem menggunakan tangan dibandingkan kaki.
Dengan posisi ini, distribusi pengereman bisa lebih seimbang karena kedua rem dioperasikan oleh tangan. Hal ini membantu mengurangi risiko pengereman mendadak yang tidak terkontrol.
BACA JUGA:Fakta Menarik CVT pada Motor Matic yang Jarang Diketahui Pengguna
BACA JUGA:Terungkap! Ini Alasan Motor Matic Sekarang Terasa Kurang Halus Dibanding Generasi Lama
Di sisi lain, posisi ini juga berkaitan dengan kebiasaan global. Standarisasi kendaraan roda dua di banyak negara sudah mengadopsi sistem serupa untuk motor matic.
Jadi, meskipun terasa berbeda bagi sebagian orang, sebenarnya ini adalah sistem yang sudah umum digunakan secara internasional.
Kemudahan dalam manuver juga menjadi keuntungan. Saat berkendara pelan, seperti di kemacetan atau saat parkir, penggunaan rem belakang dengan tangan kiri memungkinkan pengendara menjaga keseimbangan motor dengan lebih baik. Ini sangat membantu terutama bagi pengendara yang belum terlalu berpengalaman.