Muncul Usulan Larangan Holeshot Device di Le Mans Demi Keamanan Para Pembalap MotoGP

Minggu 10-05-2026,13:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Jika seorang pembalap memaksa mengerem sangat keras hanya untuk melepas perangkat, risiko tertabrak dari belakang sangat besar.

Di sisi lain, mengendarai motor yang masih dalam posisi rendah akan terasa seperti mengendarai sebuah chopper.

Motor menjadi sangat panjang dan rendah sehingga sangat sulit untuk diajak berbelok dengan lincah.

Sylvain Guintoli menjelaskan bahwa pembalap akan merasa seperti penumpang jika sistem ini gagal terlepas secara otomatis.

BACA JUGA:Pedro Acosta Sebut KTM Sangat Tangguh dalam Kondisi Hujan Jelang MotoGP Prancis 2026

Kurangnya kesepakatan bulat di antara pabrikan membuat aturan ini belum bisa diterapkan pada akhir pekan ini.

Padahal, sebuah sesi latihan start tambahan sempat direncanakan untuk membantu tim melakukan penyesuaian tanpa perangkat tersebut.

Para produsen motor masih memiliki pandangan yang berbeda mengenai regulasi teknis yang bersifat mendadak ini.

Alhasil, para pembalap tetap akan menggunakan perangkat peningkat performa start ini di lintasan Le Mans.

BACA JUGA:Liberty Media Lirik Miami Sebagai Tuan Rumah Baru MotoGP di Amerika Serikat

Diskusi mengenai larangan ini sebenarnya sudah muncul sejak insiden antara Enea Bastianini dan Pecco Bagnaia tahun lalu.

Banyak pihak menyayangkan mengapa otoritas terkait tidak mengantisipasi masalah keamanan ini jauh-jauh hari sebelumnya.

Meski gagal diterapkan di Prancis, wacana ini kemungkinan besar akan kembali dibahas untuk seri Inggris dan Australia.

Sirkuit Silverstone dan Phillip Island memang dikenal memiliki tikungan pertama yang tidak membutuhkan pengereman yang ekstrem.

BACA JUGA:Fabio Quartararo Siap Gunakan Aerodinamika Baru Yamaha di MotoGP Le Mans 2026

Perlu diketahui bahwa semua jenis perangkat holeshot dan ride-height akan dilarang total mulai musim 2027.

Kategori :