Untuk sistem pengereman, Ampere Reo menggunakan rem tromol di depan dan belakang. Sistem pengeremannya memang sederhana, namun masih cukup memadai untuk karakter motor low-speed seperti ini.
Motor ini juga memiliki kapasitas angkut hingga 120 kilogram sehingga masih cukup nyaman digunakan oleh berbagai tipe pengendara. Selain itu, bobotnya yang ringan membuat handling terasa mudah dan cocok digunakan pemula maupun pengendara wanita.
BACA JUGA:Daimler Reitwagen, Motor Pertama di Dunia: Awal Mula Revolusi Transportasi Roda Dua
BACA JUGA:Motor Pertama di Indonesia: Hildebrand & Wolfmuller 1893
Meski menawarkan harga yang relatif murah, Ampere Reo tetap memiliki beberapa kekurangan. Kecepatan maksimal yang hanya 25 km/jam membuat motor ini kurang cocok digunakan di jalan raya besar. Selain itu, fitur modern yang dibawa juga masih cukup terbatas dibanding motor listrik premium.
Lalu, apakah Ampere Reo sudah tersedia di Indonesia? Hingga saat ini, Ampere Reo belum dipasarkan secara resmi di Indonesia. Namun motor ini memiliki peluang menarik jika masuk ke pasar kendaraan listrik murah di Tanah Air.
Jika nantinya hadir di Indonesia, harga Ampere Reo diperkirakan akan berada di kisaran Rp11 juta hingga Rp17 jutaan tergantung varian dan spesifikasi baterai.
Dengan desain praktis, biaya operasional rendah, dan kemudahan penggunaan, Ampere Reo bisa menjadi alternatif menarik untuk kendaraan harian sederhana.