Motor listrik ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 1,34 kWh yang dapat dilepas-pasang. Sistem removable battery menjadi salah satu keunggulan utama karena memudahkan proses pengisian daya tanpa harus membawa motor dekat colokan listrik.
BACA JUGA:Daimler Reitwagen, Motor Pertama di Dunia: Awal Mula Revolusi Transportasi Roda Dua
BACA JUGA:Motor Pertama di Indonesia: Hildebrand & Wolfmuller 1893
Dalam kondisi penuh, Okinawa R30 diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 km sekali pengisian. Waktu charging dari kosong hingga penuh memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam. Charger bawaan juga sudah dilengkapi fitur auto cut untuk menjaga keamanan saat pengisian daya.
Pada bagian kaki-kaki, Okinawa R30 memakai suspensi teleskopik di depan dan dual shockbreaker di belakang. Sistem pengeremannya masih menggunakan rem tromol di kedua roda dengan tambahan teknologi electronic assisted braking dan regenerative energy.
Meski punya beberapa kekurangan seperti top speed yang rendah dan penggunaan rem tromol, Okinawa R30 tetap menarik berkat harga yang terjangkau, desain simpel, serta biaya operasional yang sangat murah.
Jika nantinya masuk Indonesia dengan harga kompetitif, motor listrik ini bisa menjadi pilihan menarik untuk mobilitas harian jarak dekat.