BACA JUGA:Motor Pertama di Indonesia: Hildebrand & Wolfmuller 1893
Di sektor kaki-kaki, motor ini memakai suspensi depan upside-down dan monoshock belakang yang mampu memberikan kenyamanan cukup baik di berbagai kondisi jalan. Sistem pengereman cakram depan belakang lengkap dengan ABS juga membuat pengereman terasa aman dan stabil.
Meski tampil sangat menarik, TRK 502 tetap memiliki beberapa kekurangan. Bobot motor yang mencapai sekitar 228 kg membuatnya terasa cukup melelahkan ketika digunakan di jalan macet atau manuver pelan. Selain itu, performanya dianggap belum terlalu agresif dibanding beberapa rival di kelas adventure 500cc.
Kemampuan off-road motor ini juga tidak terlalu ekstrem karena lebih fokus sebagai motor touring aspal dibanding motor adventure medan berat.
Namun secara keseluruhan, Benelli TRK 502 tetap menjadi salah satu motor adventure touring paling menarik di kelas middleweight. Desain gagah, kenyamanan touring luar biasa, serta aura moge premium membuat motor ini sangat cocok untuk rider yang suka perjalanan jauh sambil tetap tampil berkelas di jalan.