Satu putaran berselang, pembalap yang akrab disapa Pecco itu sukses memimpin balapan.
Pecco mengungguli Bezzecchi, Martin, serta Marc Marquez yang berada di posisi keempat.
Memasuki pertengahan durasi balapan, tensi persaingan di grup terdepan menjadi semakin memuncak.
Jorge Martin terus memangkas jarak waktu demi memberikan tekanan psikologis kepada duo pembalap di depannya.
Pada momen ini, Marco Bezzecchi juga mulai melancarkan serangan terbuka kepada sang pemimpin balapan.
BACA JUGA:Debut Manis di Mugello, Andrea Iannone Raih Kemenangan Perdana Bagger World Cup 2026
Sebuah manuver bersih di tikungan pertama membuat Bezzecchi sukses kembali memimpin jalannya balapan.
Performa kecepatan Francesco Bagnaia justru terlihat mulai sedikit menurun saat balapan menyisakan enam putaran lagi.
Situasi sulit ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta.
Tak lama kemudian, Ai Ogura yang tampil sangat bertenaga ikut meramaikan perebutan tempat ketiga.
Pembalap asal Jepang tersebut bahkan terlibat kontak fisik yang cukup keras dengan Acosta.
Pada putaran terakhir, tingkat persaingan perebutan tempat ketiga berlangsung dengan sangat menegangkan.
BACA JUGA:Nicolo Bulega Cetak Kemenangan Sempurna di Race 1 WorldSBK Aragon 2026
Ai Ogura sempat melancarkan aksi manuver agresif di tikungan ke-14 untuk melewati Pecco.
Namun, respon cepat membuat Francesco Bagnaia sukses memenangkan adu akselerasi dengan keunggulan tipis 0,034 detik.
Marco Bezzecchi sendiri berhasil menyentuh garis finis pertama tanpa kawalan berarti dari para rivalnya.