Selain mengandalkan ETLE, petugas juga akan meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelanggaran melawan arus yang masih kerap ditemukan di sejumlah titik dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Di samping menggunakan ETLE, baik itu ETLE Drone, ETLE Handheld, ETLE Statis, kami juga akan melakukan penilangan. Porsinya cukup tinggi, 60 persen menggunakan ETLE, 30 persen penilangan, dan 10 persen edukasi preventif," kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Fokus Tingkatkan Keselamatan Berkendara
Melalui Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dapat terus meningkat.
BACA JUGA:Yamaha NMax vs Aerox 155, Mana yang Lebih Irit Buat Harian? Hasil Tesnya Bikin Banyak Bikers Kaget
Penegakan hukum yang dibarengi edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan budaya berkendara yang lebih aman, sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya selama periode operasi maupun setelahnya.