Martin dan Bezzecchi segera dibawa ke pusat medis sirkuit guna menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh oleh tim dokter.
Beruntung tim medis menyatakan kedua pembalap top tersebut tidak sampai mengalami cedera patah tulang yang serius, Bradsis.
Akibat kecelakaan beruntun ini Jorge Martin resmi dijatuhi hukuman penalti berat berupa *double long lap* untuk seri berikutnya.
Sementara itu Francesco Bagnaia berhasil diuntungkan oleh situasi kekacauan besar yang terjadi di tikungan pertama lap pembuka.
Pembalap Italia ini mampu mengamankan posisi ketiga tanpa mendapat tekanan berarti dari para rival utamanya di lintasan.
BACA JUGA:Pedro Acosta Menggila di Balaton Park! Marc Marquez Tersalip, Bagnaia Malah Terjebak di Q1
Duel Sengit Generasi Juara: Pedro Acosta Agresif, Ban Medium Marquez Mulai Bekerja
Setelah kekacauan di lap pembuka perhatian ribuan penonton langsung tertuju pada perebutan sengit untuk posisi paling depan.
Pedro Acosta yang membela Red Bull KTM Factory Racing tampil sangat agresif sejak awal bendera start dimulai.
Pembalap muda bernomor start 37 ini sukses mengambil alih pimpinan jalannya balapan pada putaran kedua, Bradsis.
Acosta bahkan sempat memperlebar jarak keunggulan hingga lebih dari satu detik atas kejaran pembalap senior Marc Marquez.
Namun Marc Marquez perlahan mulai menemukan ritme berkendara terbaiknya dengan bantuan ban belakang Michelin tipe *Medium*.
Jarak di antara kedua pembalap Spanyol tersebut terus terkikis dari awalnya 1,6 detik menjadi sisa 0,3 detik.
Manuver Maut Lap 14: Marquez Kunci Kemenangan Sekaligus Genapkan Rekor 100 Untuk Ducati
Duel sengit perebutan posisi pertama akhirnya pecah dengan sangat mendebarkan pada putaran ke-14 di sektor sirkuit.
Marquez mencoba melancarkan aksi manuver sangat agresif untuk menyalip lawan dari sisi dalam tikungan kesembilan yang sempit.
Acosta sempat membalas dengan cerdik demi mempertahankan posisi terdepan dari kejaran sang juara dunia MotoGP tersebut.