Pasca insiden mengerikan tersebut Marco Bezzecchi dan Jorge Martin segera dilarikan menuju pusat medis sirkuit Hungaria buat diperiksa.
Beruntung hasil pemindaian total tim dokter menunjukkan tidak adanya indikasi cedera retak atau bahkan patah tulang yang serius.
Pihak pengawas balap menghukum mantan juara dunia tersebut karena tindakannya dinilai sangat membahayakan keselamatan para bikers lainnya.
BACA JUGA:Kronologi Jorge Martin Emosi di Paddock hingga Minta Maaf ke Bos Aprilia
Hukuman Lap Pertama Jauh Lebih Sadis: Mengulang Memori Kelam Seri Motegi Musim Lalu
Regulasi mencatat hukuman *double long lap* merupakan bentuk sanksi standar yang paling tepat untuk jenis pelanggaran pertama musim ini.
Uniknya hukuman serupa juga pernah diterima Jorge Martin akibat kecelakaan yang sama di sirkuit Motegi Jepang musim lalu.
Panel juri menegaskan hukuman pada lap pertama selalu jauh lebih berat karena memiliki risiko timbulnya korban massal di sirkuit.
Hasil buruk tanpa raihan poin membuat posisi Jorge Martin kini tertahan di tabel klasemen sementara MotoGP musim 2026.
Pembalap bernomor start 89 ini tercatat masih tertinggal jarak sebesar 20 poin dari posisi puncak milik Marco Bezzecchi.
BACA JUGA:Pedro Acosta Puncaki Sesi Practice MotoGP Catalunya 2026, Jorge Martin Terlempar ke Q1
Berkah Buat Skuad Lain: Marc Marquez Paling Diuntungkan Pasca Mengunci Podium Pertama
Di sisi lain Fabio Di Giannantonio yang menempati peringkat ketiga klasemen justru sukses mendulang keuntungan kecil dari insiden ini.
Pembalap Italia tersebut mampu bangkit kembali untuk menyelesaikan balapan hingga sukses mengamankan empat poin berharga bagi tim VR46.
Sementara itu sang pemenang balapan utama hari Minggu Marc Marquez menjadi pembalap yang paling diuntungkan dari situasi pelik ini.
Andalan Ducati Lenovo Team tersebut berhasil memangkas jarak ketat hingga 30 poin lebih dekat dengan posisi puncak milik Bezzecchi.
Persaingan perebutan takhta tertinggi juara dunia musim ini dipastikan bakal berjalan semakin panas dan sulit diprediksi para bikers.