Mesin tersebut mampu memberikan akselerasi cepat tanpa mengorbankan kenyamanan saat digunakan perjalanan jauh.
Kawasaki W175 mengandalkan mesin 177 cc berpendingin udara dengan karakter tenaga lebih santai dan halus.
Motor ini tidak mengejar performa tinggi melainkan pengalaman berkendara klasik yang nyaman dan rileks.
Bikers yang menyukai akselerasi spontan kemungkinan akan lebih cocok menggunakan Yamaha XSR 155 sehari-hari.
Infografis Perbandingan Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
| Aspek | Yamaha XSR 155 | Kawasaki W175 |
|---|---|---|
| Kapasitas Mesin | 155 cc VVA | 177 cc SOHC |
| Pendingin Mesin | Liquid Cooled | Air Cooled |
| Karakter Performa | Sporty dan Responsif | Santai dan Halus |
| Panel Instrumen | Digital | Analog |
| Konsumsi BBM | Sangat Irit | Irit |
| Cocok Untuk | Anak Muda Aktif | Pecinta Retro Klasik |
Fitur Modern: XSR 155 Lebih Lengkap
Dalam urusan fitur, Yamaha XSR 155 tampil lebih unggul dibandingkan rivalnya dari Kawasaki.
Motor ini sudah menggunakan panel instrumen digital yang memberikan tampilan modern dan informatif.
Teknologi VVA juga membantu menjaga performa mesin tetap optimal pada berbagai putaran mesin.
Kawasaki W175 justru mempertahankan pendekatan sederhana untuk menjaga karakter klasik tetap terasa kuat.
Panel analog serta minim fitur elektronik menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian penggemar retro.
BACA JUGA:Kawasaki W175 2026: Motor Retro Klasik Bergaya Elegan, Motor Murah Kawasaki yang Bikin Penasaran
Kenyamanan untuk Harian dan Touring
Yamaha XSR 155 menawarkan posisi duduk yang cukup nyaman untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh.
Suspensi depan upside down juga membantu meningkatkan kestabilan saat melintasi berbagai kondisi jalan berbeda.
Kawasaki W175 memiliki ergonomi santai yang membuat pengendara lebih rileks selama perjalanan panjang.
Karakter mesin yang halus juga membantu mengurangi rasa lelah ketika digunakan touring jarak menengah.
Kedua motor sebenarnya sama-sama nyaman, namun menghadirkan sensasi berkendara yang cukup berbeda.