Berbeda dari motor konvensional, model ini tidak menggunakan pedal rem belakang.
Sebagai gantinya, rem belakang dioperasikan melalui tuas yang ditempatkan pada sisi kiri setang.
BACA JUGA:Ini Deretan Motor Listrik yang Tebar Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Ada Promo Beli 1 Gratis 1!
Posisi tersebut biasanya digunakan sebagai lokasi tuas kopling pada motor bermesin bensin.
Konsep serupa sudah cukup umum digunakan pada sejumlah motor listrik modern.
Yamaha juga mengembangkan penempatan baru untuk unit ABS.
Komponen tersebut ditempatkan di belakang kepala kemudi, bukan di bawah jok.
Posisi baru itu diklaim mampu mempersingkat jalur selang hidrolik.
Dengan jalur yang lebih pendek, respons sistem pengereman dapat bekerja lebih cepat.
Dokumen paten juga mengungkap keberadaan sistem pengisian daya yang lebih canggih.
Motor ini disebut menggunakan soket pengisian tipe Mennekes atau Type 2.
BACA JUGA:Chigee SR-1 Sebuah Sistem Radar Pendeteksi Blind Spot untuk Semua Motor
Jenis soket tersebut banyak digunakan pada kendaraan listrik di kawasan Eropa.
Sistem itu memungkinkan pengisian daya dengan kapasitas lebih besar dibandingkan stopkontak rumah biasa.
Pengendara berpotensi memanfaatkan pengisian 7,4 kW fase tunggal.
Selain itu, tersedia dukungan pengisian hingga 22 kW untuk sistem tiga fase.