MOTOREXPERTZ.COM -- Perjalanan Arai Agaska di ajang World Sportbike 2026 memang belum sepenuhnya mulus. Namun, rider muda binaan Yamaha Racing Indonesia itu terus memetik banyak pengalaman berharga dari musim debutnya di kejuaraan dunia.
Setelah menuntaskan seri kelima di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 12-14 Juni 2026 lalu, Arai kini menatap tiga seri tersisa dengan semangat baru.
Bagi Arai, World Sportbike 2026 bukan sekadar ajang mencari hasil terbaik di lintasan. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi tempat belajar untuk memahami atmosfer balap internasional yang jauh lebih ketat dan kompetitif.
BACA JUGA:Yamaha Gandeng Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Skutik Explorer, Kece Abis!
Misano Jadi Pelajaran Berharga buat Arai Agaska
Pada putaran kelima World Sportbike 2026 di Misano, Arai Agaska belum mendapatkan hasil sesuai harapan. Ia harus menerima kenyataan gagal finis atau DNF pada race pertama.
Sementara pada race kedua, pembalap asal Nusa Tenggara Barat tersebut mampu menyelesaikan balapan dan finis di posisi ke-23.
Hasil ini tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi Arai dan tim. Apalagi, musim 2026 merupakan tahun pertamanya turun di World Sportbike dengan persaingan melawan banyak rider dari berbagai negara.
Meski hasil di Misano belum maksimal, Arai tetap melihat sisi positif dari setiap balapan yang dijalani. Menurutnya, pengalaman tampil di sirkuit Eropa memberi banyak pelajaran penting untuk perkembangan kariernya.
”Ambil bagian dalam World Sportbike tahun ini merupakan journey besar bagi saya. Sampai seri 5 yang sudah saya ikuti, memberikan experience bernilai tinggi," kata Arai Agaska.
Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska--YIMM
BACA JUGA:Suzuki GSX-R150 Bisa Jadi Pilihan Motor Sport 150cc, Segini Harganya di Bulan Juni 2026
Balapan di Eropa Bikin Arai Makin Matang
Arai mengatakan, tampil di World Sportbike membuatnya belajar banyak hal. Mulai dari cara membaca karakter sirkuit, menjaga ritme balap, sampai menghadapi tekanan saat bersaing dengan rider internasional.
Bagi pembalap muda seperti Arai, pengalaman ini tentu menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh. Apalagi, ia harus cepat beradaptasi dengan Yamaha R7 yang digunakan di ajang tersebut.
"Bisa balapan dengan rider dari berbagai negara di sirkuit Eropa pada kejuaraan ini mengajarkan dan melatih saya berada dalam tahap lebih maju," lanjut Arai.
“Bisa balapan dengan rider dari berbagai negara di sirkuit Eropa mengajarkan dan melatih saya untuk berada di tahap yang lebih maju,” lanjut Arai.