Sering Salah Kaprah! Segini Takaran Ideal Oli Samping Buat Motor 2 Tak, Jangan Terlalu Irit atau Kebanyakan

Senin 22-06-2026,22:09 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

MOTOREXPERTZ.COM - Urusan oli samping motor 2 tak memang kelihatan sepele, tapi jangan sampai Bradsis asal tuang. Salah takaran sedikit saja bisa bikin mesin cepat panas, busi gampang mati, knalpot ngebul parah, bahkan piston bisa baret.

Buat anak motor yang masih setia sama motor 2 tak, oli samping ibarat napas kedua bagi mesin. Tanpa pelumasan yang pas, komponen di dalam mesin bisa kerja terlalu berat karena gesekan makin besar.

Masalahnya, masih banyak yang salah kaprah soal takaran oli samping. Ada yang terlalu irit karena takut motor boros dan ngebul. Ada juga yang terlalu royal menuang oli karena menganggap makin banyak oli berarti mesin makin aman.

Padahal, dua-duanya sama-sama tidak ideal, Bradsis. Oli samping yang terlalu sedikit bisa bikin mesin cepat aus. Sementara oli samping yang terlalu banyak justru bisa memicu kerak berlebih, busi cepat kotor, dan tarikan motor terasa berat.

BACA JUGA:Menang di Brno, Marc Marquez Mulai Bikin Aprilia Ketar-ketir

Fungsi Oli Samping di Motor 2 Tak

Sebelum bahas takaran, Bradsis perlu paham dulu fungsi oli samping pada motor 2 tak. Berbeda dengan motor 4 tak yang punya oli mesin di bak mesin, motor 2 tak membutuhkan oli samping untuk melumasi area ruang bakar, piston, ring piston, dinding silinder, sampai kruk as.

Oli ini ikut masuk bersama bahan bakar dan udara, lalu terbakar di ruang mesin. Karena ikut terbakar, wajar kalau motor 2 tak mengeluarkan asap dari knalpot. Namun, jumlah asap tetap harus normal dan tidak berlebihan.

Kalau asap terlalu tebal, bisa jadi takaran oli samping kebanyakan atau kualitas oli kurang bagus. Sebaliknya, kalau asap hampir tidak terlihat dan mesin terasa cepat panas, bisa jadi suplai oli terlalu minim.

BACA JUGA:Klasemen Terancam Ducati, Aprilia Merugi Akibat Aksi Bezzecchi Tampar Marshal

Takaran Ideal Oli Samping Buat Motor 2 Tak

Secara umum, takaran oli samping motor 2 tak yang sering dipakai untuk penggunaan harian berada di kisaran 1:40 sampai 1:50. Artinya, 1 liter oli samping bisa digunakan untuk campuran sekitar 40 sampai 50 liter bensin.

Kalau dihitung lebih sederhana, Bradsis bisa memakai patokan sekitar 20 sampai 25 ml oli samping untuk 1 liter bensin. Takaran ini cocok untuk motor 2 tak harian dengan kondisi mesin sehat dan memakai oli samping berkualitas baik.

Namun, untuk motor 2 tak tua, mesin yang sudah bore up, atau motor yang sering dipakai geber-geberan, takarannya bisa dibuat sedikit lebih basah. Biasanya ada yang memakai perbandingan 1:30 sampai 1:35, tergantung kebutuhan mesin dan karakter pemakaian.

Meski begitu, Bradsis tetap tidak boleh asal ikut-ikutan. Kondisi mesin, jenis oli, setelan karburator, gaya riding, dan rekomendasi pabrikan tetap harus jadi patokan utama.

BACA JUGA:Rekomendasi Helm Full Face Kelas Rp1 Jutaan Bersertifikasi ECE 22.06 Terbaik untuk Sunmori Pagi Ini

Efek Samping Kalau Terlalu Irit atau Kebanyakan

Bradsis wajib tahu apa risikonya kalau takaran oli samping ini meleset.

1. Dampak Kalau Terlalu Irit (Kekurangan Oli Samping)

  • Piston Macet: Ini mimpi buruk semua anak motor 2 tak. Karena kurang pelumasan, suhu mesin naik drastis, piston memuai, dan akhirnya mengunci di dalam boringan. Kalau udah begini saat kecepatan tinggi, Bradsis bisa auto-standing atau minimal turun mesin.
  • Boring dan Ring Piston Baret: Gesekan kering antar logam bikin liner silinder baret. Efeknya? Kompresi bocor, tenaga motor langsung ngempos.
  • 2. Dampak Kalau Kebanyakan (Terlalu Boros)

  • Busii Cepat Mati: Oli yang gak terbakar sempurna bakal menumpuk di elektroda busi (wet fouling). Akibatnya, motor jadi brebet dan tiba-tiba mogok di jalan.
  • Kerak Karbon Menumpuk: Sisa pembakaran bakal jadi kerak keras di kepala piston, lubang eksos (exhaust port), dan kubah kepala silinder. Ini bikin motor jadi gampang ngelitik (knocking).
  • Knalpot Mampet dan Ngebul Parah: Selain polusi suara asap yang bikin digedekkin tetangga, performa motor juga bakal tertahan karena gas buang tersumbat kerak di dalam knalpot.
  • BACA JUGA:Rekomendasi Helm Full Face Kelas Rp1 Jutaan Bersertifikasi ECE 22.06 Terbaik untuk Sunmori Pagi Ini

    Cara Aman Menentukan Takaran Oli Samping

    Agar tidak salah langkah, Bradsis bisa mulai dari takaran aman untuk harian, yaitu sekitar 20 sampai 25 ml oli samping per 1 liter bensin. Setelah itu, perhatikan respons mesin.

    Kategori :