MOTOREXPERTZ.COM --- Perkembangan teknologi sepeda motor tidak hanya terjadi pada sektor mesin, tetapi juga pada sistem transmisi dan pengendalian. Salah satu fitur yang kini semakin sering ditemukan pada motor sport modern adalah slipper clutch.
Bagi sebagian pengendara, istilah ini mungkin masih terdengar asing. Namun bagi pecinta motor sport, slipper clutch merupakan fitur yang sangat membantu saat berkendara, terutama ketika melakukan penurunan gigi secara agresif.
Teknologi ini awalnya banyak digunakan pada motor balap sebelum akhirnya diterapkan pada berbagai motor sport produksi massal. Lalu, apa sebenarnya slipper clutch dan apa manfaatnya bagi pengendara? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Slipper Clutch?
Slipper clutch adalah sistem kopling yang dirancang untuk mengurangi efek engine brake berlebihan saat pengendara menurunkan gigi pada putaran mesin tinggi.
BACA JUGA:Takut dengan Polisi Usai Dicepu Ojol, Penumpang Ini Milih Kabur dengan Motor
BACA JUGA:Filter Udara Motor: Komponen Kecil yang Diam-Diam Bisa Merusak Performa Mesin
Dalam kondisi normal, ketika gigi diturunkan secara cepat, putaran roda belakang dan putaran mesin bisa memiliki perbedaan yang cukup besar.
Perbedaan tersebut dapat menyebabkan roda belakang terkunci sesaat atau mengalami gejala hopping, yaitu roda memantul karena kehilangan traksi.
Slipper clutch bekerja dengan mengurangi tekanan kopling pada kondisi tertentu sehingga roda belakang tetap dapat berputar lebih stabil.
Cara Kerja Slipper Clutch
Secara sederhana, slipper clutch memiliki mekanisme khusus yang memungkinkan kopling sedikit "melepas" saat terjadi tekanan balik yang terlalu besar dari roda belakang menuju mesin.
Ketika pengendara melakukan downshift atau penurunan gigi secara cepat, sistem ini membantu mengurangi efek pengereman mesin yang berlebihan.
Hasilnya, roda belakang tidak mudah terkunci dan motor tetap stabil saat memasuki tikungan atau melakukan deselerasi mendadak. Teknologi ini sangat berguna terutama pada motor yang memiliki performa tinggi dan torsi besar.
BACA JUGA:Kenapa Intercom Helm Jadi Gadget Wajib Saat Touring Motor Jauh