Saat masuk Qualifying Race, duel Diva Ismayana dan Delvintor Alfarizi kembali mencuri perhatian. Delvintor yang tampil di kandang sendiri jelas punya motivasi lebih untuk mempertahankan posisi terdepan.
Namun Diva tidak membiarkan Delvintor melaju nyaman. Ia terus memberi tekanan dan berusaha memangkas jarak sepanjang balapan berdurasi 10 menit plus 1 lap tersebut.
Persaingan sempat berlangsung cukup menegangkan. Diva bahkan nyaris kehilangan kendali ketika mencoba terus mengejar posisi terdepan. Setelah momen itu, ia memilih lebih tenang dan menjaga ritme agar tidak kehilangan poin penting.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Diva tetap mampu membawa Ducati Desmo450 MX finis di posisi kedua dan menjaga peluang besar untuk bertarung di race berikutnya.
BACA JUGA:Dua Crosser Ducati MX Team Indonesia Cetak Double Podium di Cleosa Series Championship 2026 Round 1
“Persaingan hari ini benar-benar ketat. Delvintor tampil sangat cepat, apalagi ini adalah kandangnya, jadi tentu motivasinya juga sangat besar," kata Diva Ismayana, Rider Ducati MX Team Indonesia
"Dari sisi mental saya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi tekanan seperti ini. Saya tetap fokus dengan race saya sendiri dan tidak ingin terbawa emosi saat mengejar. Memang sempat hampir terjatuh, tapi saya memilih bermain aman dan mengamankan posisi kedua. Besok masih ada dua race dan saya akan memberikan yang terbaik untuk bisa bersaing memperebutkan kemenangan," lanjutnya.
Hilman Maksum Kerja Keras dari Rombongan Tengah
Hilman Maksum juga menjalani Qualifying Race dengan perjuangan yang tidak mudah. Start yang ia lakukan sebenarnya cukup baik, tetapi setelah itu posisinya sempat tertahan di rombongan tengah.
Dalam kondisi seperti itu, Hilman memilih tidak terburu-buru. Ia menjaga ritme, membaca celah, lalu mulai melakukan overtake satu per satu terhadap rider di depannya.
Usaha tersebut membuat Hilman kembali naik ke barisan depan dan akhirnya finis di posisi keempat. Walau belum sesuai target, hasil ini tetap menunjukkan bahwa Hilman punya konsistensi yang kuat.
Hilman mengaku masih ingin tampil lebih kompetitif pada race utama. Dengan evaluasi dari hari pertama, ia optimistis bisa mengejar hasil yang lebih baik.
"Posisi keempat memang belum sesuai target, tetapi saya optimistis besok bisa tampil lebih kompetitif dan berjuang untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal." kata Hilman Maksum, Rider Ducati MX Team Indonesia.
Crosser Asal Malaysia Kepincut Ducati Desmo450 MX
Selain aksi Diva dan Hilman, Kejurnas Motocross 2026 Round 4 juga menghadirkan cerita menarik dari Fikri Aziz. Rider asal Kuala Lumpur, Malaysia, ini mendapat kesempatan menjajal Ducati Desmo450 MX di kelas MX Executive A bersama Ducati 118 MX Shop Djagung Racing Factory.
Bagi Fikri, ini menjadi pengalaman pertamanya mengendarai motor motocross garapan Ducati. Kesan pertamanya pun cukup positif.
"ini pertama kalinya saya mencoba motor Ducati di sini. Jadi, kesan pertama yang saya rasakan, motor ini enak banget! Berbeda dengan motor yang saya gunakan berkompetisi di Malaysia. Perbedaannya terletak di handling-nya yang lebih enteng dan power-nya juga lebih mumpuni," ungkap Fikri Aziz - Rider Ducati 118 MX Shop Djagung Racing Factory