Namun Delvintor Alfarizi tidak tinggal diam. Sebagai rider tuan rumah, ia langsung memberikan tekanan dan membuat persaingan di barisan depan kembali berlangsung ketat.
Lap-lap awal Race 2 berjalan cukup sengit. Hanya saja, kondisi lintasan semakin tricky karena permukaan trek mulai licin. Balapan yang berlangsung sore hari membuat para rider harus lebih hati-hati dalam menentukan ritme.
Dalam kondisi seperti ini, Diva memilih tampil lebih cerdas. Ia tidak terlalu memaksakan diri untuk mengambil risiko berlebihan. Fokus utamanya adalah menjaga peluang meraih hasil terbaik secara keseluruhan.
BACA JUGA:Dua Crosser Ducati MX Team Indonesia Amankan Podium di Kejurnas Motocross 2026 Karanganyar
Keputusan itu terbukti tepat. Diva mampu menjaga posisinya dan menyelesaikan Race 2 di urutan kedua.
Hilman Maksum juga tampil stabil. Meski terus mendapat tekanan dari Farhan Hendro, ia berhasil mempertahankan posisi ketiga hingga bendera finis dikibarkan.
Kemenangan di Race 1 dan finis kedua di Race 2 membuat Diva Ismayana mengoleksi total 47 poin. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi juara Kejurnas Motocross 2026 Round 4.
Sementara itu, Hilman Maksum menutup akhir pekan dengan raihan 40 poin. Hasil konsisten di dua race membuatnya berhak mengamankan posisi ketiga secara overall.
Buat Ducati MX Team Indonesia, hasil di Bekasi ini terbilang luar biasa. Selain membawa pulang podium, mereka juga berhasil menjaga posisi kuat di papan atas klasemen sementara.
Diva Ismayana tetap memimpin klasemen sementara Kejurnas Motocross 2026. Dengan tiga putaran tersisa, peluangnya untuk terus bersaing dalam perebutan gelar nasional masih terbuka lebar.
BACA JUGA:Dua Crosser Ducati MX Team Indonesia Cetak Double Podium di Cleosa Series Championship 2026 Round 1
Mental dan Konsistensi Jadi Kunci
Diva Ismayana mengakui Race 1 benar-benar menguras tenaga dan fokus. Setelah terjatuh, ia hanya berusaha tetap tenang dan mengejar pembalap di depannya satu per satu.
"Race 1 benar-benar menguras tenaga dan fokus. Setelah insiden, saya hanya berpikir untuk tetap tenang dan mengejar satu per satu rider di depan. Syukurlah saya bisa kembali ke posisi terdepan dan memenangkan race," ungkapnya.
"Di Race 2 kondisi lintasan jauh lebih licin, jadi saya memilih bermain lebih cerdas dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Hasil ini sangat penting untuk menjaga posisi saya di klasemen sementara," tambah Diva.
Di samping itu, Hilman Maksum juga menilai akhir pekan di Bekasi berjalan positif. Ia senang bisa terus bersaing di barisan depan dan kembali membawa pulang podium.
"Akhir pekan ini cukup positif. Saya bisa terus bersaing di barisan depan dan mendapatkan podium di Race 1 serta mempertahankan posisi di Race 2 meski mendapat tekanan sepanjang balapan. Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, tetapi hasil ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi pada putaran berikutnya," ungkap Hilman Maksum.