Desmo450 EDS, Motor Enduro Pertama Ducati yang Siap Diajak Siksa Jalur Trabasan

Jumat 03-07-2026,15:52 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Namun, karakter mesin Desmo450 EDS tidak dibuat seagresif motor motocross. Ducati merancang ulang mesin ini agar tenaga yang keluar lebih halus, progresif, dan mudah dikendalikan.

Fokus utama pengembangannya ada pada torsi putaran bawah dan menengah. Karakter seperti ini sangat dibutuhkan ketika pengendara harus melewati tanjakan teknis, jalur berbatu, atau rintangan alam yang membutuhkan bukaan gas presisi.

Throttle body yang digunakan berukuran 42 mm, berbeda dari Desmo450 MX yang memakai 44 mm. Ducati juga melakukan penyesuaian pada camshaft, piston dengan rasio kompresi lebih rendah, sistem knalpot khusus, serta komponen internal seperti crankshaft dan flywheel.

BACA JUGA:Joan Mir Resmi Tinggalkan Honda dan Bergabung Bersama Gresini Ducati pada MotoGP 2027

Transmisi 6 Percepatan dengan Rasio Khusus

Untuk mendukung karakter enduro, Ducati Desmo450 EDS menggunakan transmisi 6-percepatan dengan rasio yang sudah disesuaikan.

Gigi pertama dibuat lebih pendek agar motor lebih mudah dikontrol saat melewati jalur lambat, tanjakan curam, atau rintangan teknis. Sementara itu, gigi keenam dibuat lebih panjang untuk membantu efisiensi ketika motor dipakai pada lintasan terbuka atau perjalanan jarak jauh.

Rasio gigi menengah juga dibuat berbeda dari motor motocross. Tujuannya agar torsi mesin tetap mudah dimanfaatkan di berbagai kondisi, mulai dari tikungan lambat sampai jalur cepat.

Kopling juga dibuat lebih ringan dibanding motor cross-country. Ini penting banget, Bradsis, karena di jalur enduro pengendara sering harus memainkan kopling dalam waktu lama. Kalau kopling terlalu berat, tangan bisa cepat lelah.

BACA JUGA:Tinggalkan Ducati, Francesco Bagnaia Gabung Aprilia Mulai MotoGP 2027

Sistem Pendingin Dapat Upgrade

Ducati juga membekali Desmo450 EDS dengan sistem pendingin yang telah direvisi dari model MX. Motor ini tetap memakai radiator berbentuk belah ketupat yang diklaim memiliki area pendinginan lebih besar dibanding desain konvensional.

Ducati juga menambahkan kipas elektrik untuk menjaga suhu mesin tetap stabil, terutama saat motor merayap di jalur teknis, tanjakan berat, atau kondisi ekstrem.

Rangka Aluminium Ringan dengan Teknologi ala Superbike

Sasis Ducati Desmo450 EDS menggunakan rangka perimeter aluminium yang basisnya berasal dari Desmo450 MX. Namun, Ducati melakukan penyesuaian pada dudukan mesin agar tingkat kekakuannya lebih pas untuk kebutuhan enduro.

Rangka ini punya bobot kurang dari 9 kg. Menariknya, struktur rangkanya hanya terdiri dari 11 bagian, sekitar setengah dari jumlah komponen yang biasa dipakai pada beberapa rivalnya.

Ducati memakai kombinasi elemen cast, forged, dan extruded. Bagian depan rangka dibuat dari satu elemen cor tunggal yang menghubungkan steering head dengan dudukan atas suspensi belakang.

Pendekatan konstruksi seperti ini juga digunakan Ducati pada motor superbike mereka. Keuntungannya, ketebalan material bisa dikontrol lebih presisi, sehingga bobot bisa ditekan tanpa mengorbankan kekuatan.

BACA JUGA:Ducati Pulang dengan Hasil Pahit di Assen, Marc Marquez Ketujuh dan Bagnaia Gagal Finis

Suspensi Showa Disetel Khusus Buat Enduro

Kategori :