Mesin ini dibekali katup masuk titanium dan katup buang berbahan baja. Kombinasi tersebut membuat mesin mampu berputar hingga 15.000 rpm.
Putaran mesin setinggi itu memberi keuntungan besar di lintasan motocross. Rider bisa menahan gigi lebih lama sebelum melakukan perpindahan, terutama saat butuh akselerasi maksimal di trek lurus atau keluar dari tikungan cepat.
Pakai Transmisi 5-Percepatan dengan Quickshifter
Agar tenaga mesin tersalur optimal, Ducati membekali Desmo250 MX dengan transmisi 5-percepatan yang dikembangkan khusus untuk model ini.
Menariknya, motor ini juga sudah dilengkapi quickshifter untuk perpindahan gigi naik. Fitur tersebut membuat rider bisa melakukan upshift lebih cepat tanpa perlu mengurangi fokus saat sedang memacu motor di lintasan.
Sektor kopling juga tidak main-main. Ducati memakai kopling hidrolik Brembo dengan 7 pelat kopling dan disc spring. Racikan ini dibuat agar akselerasi tetap halus, kuat, dan konsisten, termasuk ketika motor dipakai dalam kondisi berat khas motocross.
Throttle body Mikuni berdiameter 44 mm ikut dipasang untuk mendukung respons mesin. Sementara sistem knalpot baru dirancang agar performa tetap optimal, namun tetap memenuhi regulasi kebisingan kompetisi internasional.
Ducati Desmo250 MX --Ducati
BACA JUGA:Ducati Pulang dengan Hasil Pahit di Assen, Marc Marquez Ketujuh dan Bagnaia Gagal Finis
Sasis Aluminium, Fokus ke Handling
Ducati Desmo250 MX memakai perimeter frame dan swingarm aluminium yang basisnya diambil dari Desmo450 MX. Namun, Ducati tetap melakukan penyesuaian agar karakter motor ini cocok dengan mesin 250 cc.
Tingkat kekakuan rangka diatur ulang supaya motor terasa stabil, tapi tetap lincah. Fokusnya adalah memberikan rasa percaya diri kepada rider saat melakukan pengereman keras, masuk tikungan, hingga membuka gas keluar tikungan.
Bobot basah tanpa bahan bakar motor ini hanya 103 kg. Angka tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kelincahan, terutama saat rider harus cepat mengubah arah di lintasan sempit atau teknikal.
Kaki-kaki Premium
Untuk kaki-kaki, Ducati mempercayakan suspensi depan dan belakang kepada Showa. Fork depan dan monoshock belakangnya mendapat setelan hidraulik khusus sesuai karakter Desmo250 MX.
Tujuannya bukan cuma bikin motor empuk atau keras, tapi menciptakan keseimbangan yang natural. Dengan setelan ini, perpindahan bobot saat mengerem, berakselerasi, atau menikung bisa terasa lebih terkontrol.
Sementara ban memakai Pirelli Scorpion MX32, yang dikenal punya cengkeraman kuat di lintasan tanah, sekaligus membantu motor tetap lincah saat diajak bermanuver.
Lanjut sistem pengereman, Ducati membekali motor ini dengan sistem rem Brembo yang dipadukan cakram Galfer.
Di depan, motor ini memakai cakram berdiameter 260 mm. Sementara bagian belakang menggunakan cakram 240 mm.