JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Grab Indonesia dan manajemen Wisma Kosgoro meresmikan Grab Shelter Thamrin–Bundaran HI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung integrasi transportasi umum sekaligus mengurangi kemacetan akibat aktivitas penjemputan ojek daring di sekitar Bundaran HI.
Shelter baru ini disiapkan sebagai lokasi khusus bagi mitra pengemudi ojek online ketika menunggu maupun menjemput penumpang.
Dengan adanya titik tunggu resmi, kendaraan tidak lagi berhenti di bahu jalan yang selama ini kerap mengganggu arus lalu lintas.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa pembangunan shelter bertujuan menciptakan sistem penjemputan yang lebih tertib.
Menurutnya, fasilitas tersebut juga memudahkan masyarakat yang menggunakan layanan transportasi berbasis aplikasi.
“Shelter ini dihadirkan agar aktivitas antarjemput menjadi lebih tertata dan masyarakat memperoleh layanan transportasi yang lebih nyaman,” ujarnya.
Pramono menilai pembenahan transportasi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur.
BACA JUGA:MotoGP: Fabio Di Giannantonio Jadi Tandem Alex Marquez di KTM Mulai Musim 2027
Menurutnya, peningkatan konektivitas dan kolaborasi dengan pelaku transportasi menjadi faktor penting dalam menciptakan mobilitas yang lebih baik.
Ia berharap konsep shelter serupa dapat diterapkan di berbagai titik strategis Jakarta.
Selain itu, seluruh fasilitas diharapkan dirawat sehingga tetap nyaman digunakan masyarakat maupun mitra pengemudi.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan pihaknya akan memperbanyak pembangunan shelter ojek daring.
Saat ini Dishub tengah memetakan lokasi potensial bersama pengelola gedung, pusat perbelanjaan, dan asosiasi properti.
“Kami sudah berkomitmen bersama pengelola kawasan dan aplikator untuk memperluas pembangunan shelter di berbagai lokasi Jakarta,” tegas Budi Awaluddin.