• Rem cakram depan dan belakang dengan single-channel ABS.
BACA JUGA:Ban Motor Baru Ada Rambut-Rambut Kecil, Perlu Dibersihkan atau Dibiarkan?
BACA JUGA:Dishub DKI Perkenalkan CCTV Jakarta Takeover, Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas
Baterai Lepas-Pasang, Jarak Tempuh Tembus 117 Km
Aerox-E mengandalkan dua baterai lithium-ion lepas-pasang dengan kapasitas masing-masing 1,5 kWh yang dipadukan motor listrik bertenaga 9,5 kW dengan torsi 48 Nm.
Yamaha menyebut baterai tersebut menggunakan sel berdensitas energi tinggi serta dilengkapi gagang terintegrasi sehingga lebih mudah dilepas dan dibawa untuk pengisian daya di rumah maupun kantor.
Berdasarkan standar Indian Driving Cycle (IDC), skutik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 117 km dalam sekali pengisian dengan kecepatan maksimum 95 km/jam.
Bobotnya mencapai 139 kg atau sekitar 13 kg lebih berat dibandingkan Yamaha Aerox 155 bermesin bensin.
BACA JUGA:Honda WN7 Resmi Meluncur di Eropa, Motor Listrik Premium Siap Tantang LiveWire One
Harga Kompetitif, Berpeluang Masuk Indonesia?
Di India, Yamaha Aerox-E dipasarkan dengan harga 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp51 juta.
Nominal tersebut membuatnya bersaing di segmen skutik listrik premium yang mulai berkembang di negara tersebut.
Hingga kini Yamaha belum mengumumkan rencana peluncuran Aerox-E untuk pasar Indonesia, namun kehadiran model ini tentu menarik untuk dinantikan mengingat popularitas Aerox bermesin bensin yang sudah cukup kuat di Tanah Air.