MOTOREXPERTZ.COM -- Modifikasi motor tahun 90-an punya karakter yang sulit dilupakan. Meski belum mengenal aksesori canggih seperti sekarang, kreativitas anak motor zaman itu sukses melahirkan beragam gaya yang ikonik.
Kalau ngomongin dunia modifikasi, era 1990-an bisa dibilang punya cerita tersendiri. Pada masa itu, motor bukan cuma menjadi alat transportasi, tetapi juga media buat menunjukkan identitas pemiliknya.
Mulai dari motor bebek, motor sport, sampai tunggangan bermesin 2-tak, semuanya bisa menjadi bahan modifikasi. Walaupun pilihan part aftermarket belum sebanyak sekarang, hasil garapan anak motor zaman dulu tetap terlihat berani dan penuh karakter.
Menariknya, belakangan ini beberapa gaya modifikasi ala 90-an mulai hype lagi. Banyak bikers yang sengaja ngebangun motor bergaya retro, bahkan rela berburu aksesori lawas demi ngedapetin tampilan yang autentik alias period correct.
Nah, buat Bradsis yang pernah tumbuh dan besar di era itu, yuk kita nostalgia bareng lewat beberapa gaya modifikasi ikonik berikut ini.
BACA JUGA:Biar Makin Ganteng, Ini Deretan Aksesori Resmi New Honda Vario Evo 160
Motor Ceper Jadi Simbol Anak Gaul
Salah satu gaya yang paling gampang dikenali adalah modifikasi motor ceper. Suspensi depan diturunkan, sokbreker belakang dibuat lebih pendek, sementara jarak bodi ke aspal dibiarkan serendah mungkin.
Semakin ceper motornya, dulu dianggap semakin keren. Enggak sedikit pemilik motor yang rela mengorbankan kenyamanan demi mendapatkan tampilan rendah dan padat.
Motor bebek seperti Honda Astrea Grand, Honda Supra, Yamaha F1ZR, dan Suzuki Shogun sering menjadi bahan utama. Pelek kecil dengan ban tipis juga ikut dipasang supaya siluet motor terlihat semakin merunduk.
Memang, gaya ini kurang cocok dipakai melewati jalan berlubang atau polisi tidur. Namun, pada zamannya, motor ceper sukses menjadi pusat perhatian saat dipakai keliling kota.
BACA JUGA:Booth Honda Jadi Magnet Komunitas di Jakarta Fair 2026, Diserbu Ratusan Bikers
Sentuhan Krom Bikin Motor Terlihat Mewah
Selain ceper, tren krom juga pernah merajai jalanan. Hampir semua komponen yang bisa dilepas berpotensi dibuat mengilap, mulai dari pelek, bak mesin, lengan ayun, tutup rantai, hingga bagian suspensi.
Semakin banyak permukaan yang berkilau terkena sinar matahari, semakin bangga pula pemiliknya. Bradsis yang pernah datang ke kontes modifikasi zaman dulu pasti sering melihat motor dengan tampilan kinclong dari depan sampai belakang.
Proses krom pada masa itu juga tidak selalu murah. Karena itu, motor dengan banyak komponen krom sering dianggap memiliki nilai lebih sekaligus menunjukkan keseriusan pemilik dalam membangun tunggangannya.
BACA JUGA:Nicolo Bulega Raih Kemenangan di Race 2 WorldSBK Donington Park 2026