MOTOREXPERTZ.COM -- Seal water pump yang mulai bocor sering kali dianggap sepele karena awalnya cuma kelihatan seperti rembesan tipis. Padahal, kalau dibiarkan, masalah kecil ini bisa bikin cairan radiator habis dan ujung-ujungnya mesin mengalami overheat.
Buat yang belum tahu, water pump berfungsi mengalirkan coolant dari radiator ke jalur pendingin mesin agar suhunya tetap stabil. Nah, di dalamnya ada mechanical seal yang bertugas menahan cairan pendingin agar tidak keluar atau masuk ke ruang oli.
Seiring pemakaian, seal ini bisa mengeras, aus, atau rusak akibat usia, penggunaan coolant yang salah, hingga sistem pendingin yang kotor.
Lantas, bagaimana cara mendeteksi seal water pump yang mulai bermasalah? Yuk, simak ciri-cirinya berikut ini, Bradsis.
BACA JUGA:Ganti Controller vs Ganti Dinamo? Upgrade Motor Listrik Volta & Polytron Paling Efektif
Ciri-Ciri Seal Water Pump Motor Bocor
Kerusakan seal biasanya tidak langsung bikin motor mogok, tapi ada gejala awal yang bisa dikenali seperti:
Ada Tetesan Coolant di Bawah Mesin
Coba cek area bawah mesin atau rumah water pump. Kalau ada tetesan cairan berwarna (hijau, merah, atau biru), fix ada kebocoran. Kebanyakan motor punya weep hole (lubang pembuangan kecil) sebagai indikator kebocoran seal.
Volume Coolant Gampang Berkurang
Baru saja diisi penuh tapi volumenya cepat menyusut? Ini pertanda kuat ada rembesan di sistem pendingin. Cek kondisi coolant saat mesin dingin ya, jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin masih panas.
Area Water Pump Basah atau Berkerak
Kalau bocornya tipis, cairan mungkin mengering kena panas mesin dan menyisakan kerak putih atau sesuai warna coolant. Kalau ada kerak mencurigakan, segera telusuri sumbernya.
BACA JUGA:5 Cara Upgrade Performa Motor Listrik Biar Kencang & Jarak Tempuh 2x Lipat
Suhu Mesin Cepat Naik
Cairan pendingin yang berkurang bikin pelepasan panas jadi tidak maksimal. Indikator suhu bakal naik lebih cepat dari biasanya, kipas radiator sering menyala, atau lampu peringatan temperatur mendadak hidup.