Meski menawarkan inovasi menarik, Matter AERA masih memiliki beberapa catatan. Sistem perpindahan giginya belum terasa sempurna karena pengendara harus memperhatikan putaran motor saat menurunkan gigi.
Jika dilakukan pada putaran yang terlalu tinggi, sistem dapat masuk ke mode perlindungan sehingga motor harus dihentikan dan dinyalakan kembali.
Selain itu, karakter pengereman depan masih terasa kurang progresif, sementara bobot baterai yang terkonsentrasi di bagian atas membuat handling sedikit kurang lincah saat bermanuver cepat.
BACA JUGA:Rem Motor Kurang Pakem? Cek Dulu 5 Komponen Ini
BACA JUGA:10 Komponen Ini Wajib Kalian Perhatikan Agar Motor Tetap Awet Terjaga
Kelebihan Matter AERA
- Desain streetfighter modern dan atraktif.
- Transmisi manual 4 percepatan yang unik di kelas motor listrik.
- Jarak tempuh hingga 172 km.
- Fitur modern sangat lengkap, termasuk konektivitas smartphone dan OTA.
- Sudah menggunakan rem cakram depan-belakang dengan ABS.
Kekurangan Matter AERA
- Harga tergolong cukup mahal di kelasnya.
- Waktu pengisian baterai masih sekitar 6 jam.
- Sistem gearbox masih membutuhkan penyempurnaan.
- Handling belum seimbang saat diajak menikung cepat.
Spesifikasi Singkat Matter AERA
- Motor listrik: 10 kW
- Kapasitas baterai: 5 kWh
- Jarak tempuh: 172 km
- Kecepatan maksimum: 105 km/jam
- Transmisi: Manual 4 percepatan
- Bobot: 168 kg
- Waktu pengisian daya: 6 jam (0-100%)
- Tinggi jok: 790 mm
- Port USB: Tersedia
Secara keseluruhan, Matter AERA menawarkan konsep yang berbeda dibanding motor listrik pada umumnya. Kehadiran transmisi manual 4 percepatan menjadi daya tarik utama yang memberikan sensasi berkendara lebih dekat dengan motor konvensional.
Dipadukan dengan desain sporty, fitur modern, dan jarak tempuh yang cukup jauh, Matter AERA menjadi salah satu inovasi paling menarik di segmen motor listrik saat ini, meski masih memiliki beberapa aspek yang perlu disempurnakan.