Marquez sempat mengalami penurunan kecepatan ketika kondisi ban depan mulai berubah. Namun, setelah memahami karakter ban, ia kembali meningkatkan ritme dan berhasil memperlebar jarak dari para rival.
“Saya sempat mengurangi kecepatan dan saat itu rombongan kembali mendekat. Setelah saya memahami kondisi ban depan, saya kembali menyerang. Dari situlah saya mulai membuka jarak. Saya tahu jika sudah unggul sekitar satu setengah hingga dua detik di sirkuit ini, akan sangat sulit bagi pembalap lain untuk mengejar,” pungkasnya.
BACA JUGA:Awas Penipuan Modus Tilang! Begini Cara Resmi Cek Status ETLE Pakai Data STNK
Kemenangan di Sachsenring semakin memperkuat status Marc Marquez sebagai salah satu pembalap paling dominan dalam sejarah MotoGP.
Selain menambah koleksi kemenangan, hasil tersebut juga menempatkannya sejajar dengan salah satu nama terbesar dalam perjalanan kelas premier.