MOTOREXPERTZ.COM -- Shock depan Honda BeAT mulai terasa keras, terlalu empuk, atau memantul berkali-kali saat melewati jalan rusak? Jangan langsung menuduh per shock sudah lemah, Bradsis. Bisa saja masalahnya berasal dari volume oli shock yang tidak sesuai.
Ya, meski jumlahnya hanya puluhan mililiter, oli shock punya tugas penting dalam mengatur gerakan suspensi depan. Cairan ini membantu meredam gerakan naik-turun ketika motor melewati lubang, polisi tidur, jalan bergelombang, hingga saat melakukan pengereman.
Karena itu, pengisian oli shock depan Honda BeAT tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan. Volume yang terlalu banyak bisa membuat bantingan terasa keras. Sebaliknya, oli yang terlalu sedikit membuat bagian depan motor mengayun dan kurang stabil.
Takaran Oli Shock Depan Honda BeAT
Untuk Honda BeAT FI yang sudah mengusung teknologi eSP, takaran oli shock depan yang umum digunakan berada di kisaran 62 ml pada setiap tabung.
Artinya, kebutuhan total untuk shock depan kanan dan kiri sekitar 124 ml.
Namun, kapasitas tersebut tidak berlaku untuk semua generasi Honda BeAT. Setiap model bisa mempunyai volume oli shock yang berbeda. Berikut gambaran takarannya:
- Honda BeAT karburator: sekitar 76 ml per tabung
- Honda BeAT FI generasi awal: sekitar 65 ml per tabung
- Honda BeAT FI eSP: sekitar 62 ml per tabung
Makanya, sebelum mengganti oli shock, sebaiknya cek tahun produksi dan tipe motor agar volume yang dimasukkan tidak keliru.
BACA JUGA:Bukan Cuma Irit BBM, Ini Daya Tarik Honda BeAT yang Bikin Banyak Orang Susah Move On
Oli Terlalu Banyak Bikin Shock Keras
Ada pemilik motor yang sengaja menambah oli shock dengan harapan suspensi depan lebih keras dan tidak mudah mentok. Padahal, cara tersebut belum tentu tepat.
Volume oli yang berlebihan akan membuat ruang udara di dalam tabung semakin sempit. Saat suspensi menerima tekanan, pergerakan oli menjadi terbatas sehingga bantingan depan terasa lebih keras.
Akibatnya, motor kurang nyaman ketika melintasi jalan rusak atau polisi tidur. Tekanan berlebih di dalam tabung juga dapat membebani seal shock.
Jika dibiarkan, seal berisiko lebih cepat rusak dan oli mulai merembes melalui batang shock.
BACA JUGA:Makin Kece dan Premium! Intip Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Series, Harga Mulai Rp 19 Jutaan
Kekurangan Oli Juga Tidak Bagus
Bukan hanya kelebihan oli yang bisa menimbulkan masalah. Oli shock yang terlalu sedikit juga membuat kinerja suspensi depan tidak maksimal.
Biasanya shock terasa terlalu empuk, mudah mentok, dan memantul lebih dari sekali setelah melewati lubang atau jalan bergelombang. Bagian depan motor juga bisa terasa kurang stabil ketika melakukan pengereman mendadak.